Cerita Hasan Marah-marah saat Dianggap Siapkan Zulmi Maju Bupati Probolinggo

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Baliho mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin dan putranya, Zulmi Noor Hasani, di salah satu sudut kabupaten. Foto: TEMPO|DAVID PRIYASIDHARTA.

    Baliho mantan Bupati Probolinggo Hasan Aminuddin dan putranya, Zulmi Noor Hasani, di salah satu sudut kabupaten. Foto: TEMPO|DAVID PRIYASIDHARTA.

    TEMPO.CO, Probolinggo - Anggota DPR RI Hasan Aminuddin disebut sempat marah-marah saat ditanya kader Partai NasDem ihwal apakah Zulmi Noor Hasani disiapkan sebagai regenerasi menggantikan ibunya, Puput Tantriana Sari jadi Bupati Probolinggo. Kisah ini diceritakan Ketua DPD NasDem Probolinggo, Ahmad Rifa'i saat dihubungi Tempo, Senin 30 Agustus 2021, sehari setelah kejadian OTT Bupati Tantri dan Hasan Aminuddin.

    "Saya pernah menghadap pak Hasan, awal 2020. Saya menjadi tumpuan pertanyaan masyarakat. Mas Zulmi ini setelah ada di Dewan Kesenian dan penasehat HIPMI sering turun ke masayarakat untuk membangun ekonomi kreatif di Dewan Kesenian. Apakah mas Zulmi ini nanti regenerasi yang disiapkan sebagai pengganti Ibu (Bupati Puput Tantriana Sari)," kata Rifai.

    Mendengar pertanyaan itu, kata Rifa'i, Hasan Aminuddin memarahinya. "Bapak marah ke saya. Koyok siktas belajar nang politisi (Seperti baru belajar hjadi politisi saja). Pilkada sudah berkali-kali. Zulmi itu anakku. Turun ke masyarakat, aku sudah syukur Alhamdulillah. Biar tahu dimana pojok kabupaten. Oh, sampai disini bapakku. Karena ibunya ini masih lama, masih empat tahun menjadi bupati. Gak usah diomongkan sekarang," kata Rifa'i menirukan Hasan Aminuddin.

    "Pada saatnya nanti, kalau memang Zulmi dicalonkan, maka saya tanyakan kalau mau ya biar nyalon, tapi kalau tidak mau ya sudah, sampai disini. Gantinya ibunya doakan bisa lebih baik meneruskan pondasi yang sudah dibangun. Cukup gak usah tanya-tanya lagi," ujar Hasan seperti ditirukan Rifa'i..

    Rifa'i mengatakan mulai saat itu hingga sampai sekarang, apakah Zulmi masih sering diundang ke bawah apakah melalui HIPMI atau Dewan keseniannya, dia mengaku tidak tahu karena tidak pernah ikut. "Jadi saya tidak pernah tahu kelanjutannya sampai sekarang," kata Rifa'i

    Dia mengatakan saat ini yang menjadi perhatian utama sebagai Ketua DPD Partai NasDem Probolinggo, adalah keberadaan 16 orang anggota fraksi di DPRD Probolinggo. "Jangan sampai galau. Tetap semangat dan tetap bekerja. Ada kejadian atau tidak tetap bekerja untuk rakyat. Anggap tidak ada kejadian apapun supaya konsentrasi bekerja," katanya.

    Sementara itu Ketua DPC PPP Kabupaten Probolinggo, Salim Qurays tidak mau berkomentar panjang ihwal apakah partainya akan tetap mengusung Zulmi dalam pilkada 2024 mendatang setelah kejadian OTT Bupati Probolinggo dalam kasus jual beli jabatan. "Itu berita lama." kata Salim saat dihubungi Tempo.

    Baca: Eks Bupati Probolinggo Siapkan Anak Maju Pilkada: Baliho hingga Safari Politik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.