Selain Azis Syamsuddin, Ini Daftar Pejabat yang Diduga Sogok Eks Penyidik KPK

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jurnalis merekam layar monitor yang menampilkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengikuti sidang kasus suap Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial, di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 26 Juli 2021. ANTARA/Reno Esnir

    Jurnalis merekam layar monitor yang menampilkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengikuti sidang kasus suap Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial, di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 26 Juli 2021. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi telah melimpahkan berkas perkara mantan penyidiknya Stepanus Robin Pattuju ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Dalam petikan dakwaan KPK yang diunggah di situs SIPP PN Jakarta Pusat, terungkap aliran duit kepada mantan penyidik KPK ini berasal dari 5 orang. Salah satunya Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

    Dalam petikan dakwaan itu, KPK menyebutkan total uang yang diterima Robin diduga mencapai Rp 11,025 miliar. “Menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp 11.025.077.000,” seperti dikutip pada Jumat, 3 September 2021.

    Uang tersebut diduga berasal dari Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M. Syahrial sebanyak Rp 1,695 miliar. Syahrial telah didakwa memberikan uang ke Robin untuk mengakali proses penyelidikan kasus yang menyeret namanya.

    Selain itu, Robin juga disebut menerima uang sejumlah Rp 3 miliar dan USD 36 ribu dari Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin dan politikus Golkar lainnya Aliza Gunado. Tujuan pemberian uang belum disebutkan.

    Robin disebut juga menerima uang dari eks Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priyatna sebanyak Rp 507 juta. Ajay divonis 2 tahun penjara di pengadilan tingkat pertama karena terbukti menerima gratifikasi pembangunan Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi.

    Kepala daerah lain yang disebut memberikan uang ke Stepanus Robin Pattuju adalah mantan Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari. Rita disebut memberikan uang hingga Rp 5 miliar. Rita divonis 10 tahun penjara dalam kasus suap dan berstatus tersangka dalam kasus pencucian uang.

    Terakhir mantan penyidik KPK ini juga disebut menerima Rp 525 juta dari Usman Effendi. Usman berstatus narapidana dalam kasus korupsi penggunaan lahan di Sukabumi. 

    Baca juga: Azis Syamsuddin Diduga Beri Suap Rp 3 M Kepada Eks Penyidik KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.