Deretan Kasus Penembakan KKB yang Tewaskan Aparat dan Warga

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penembakan. Haykakan.top

    Ilustrasi penembakan. Haykakan.top

    TEMPO.CO, Jakarta - Kasus penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB kembali terjadi. Teranyar terjadi di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis, 2 September 2021.

    Empat anggota TNI Angkatan Darat ditemukan meninggal setelah diserang sekelompok orang tidak dikenal. Empat anggota TNI AD tersebut antara lain Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari, dan Lettu Chb Dirman.

    Sebelumnya, Tempo juga mencatat sejumlah kasus penyerangan oleh KKB yang terjadi di Tanah Air. Berikut adalah rinciannya.

     

    1. Kasus penembakan seorang guru di Disrik Beoga

     

    Seorang guru bernama Oktovianus Rayo tewas ditembak KKB pada Kamis, 8 April 2021. Oktovianus tinggal di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Intan Jaya, Papua.

    Guru tersebut tewas setelah ditembak sebanyak dua kali oleh KKB yang masuk ke dalam kios rumahnya. Penyerangan diduga dilakukan kelompok bersenjata pimpinan Nau Waker. Pada 12 April 2021, kepolisian mengatakan telah mengidentifikasi pelaku penembakan tersebut.

    "Berdasarkan hasil penyelidikan yang intensif, pelaku penembakan sudah terdentifikasi," ujar Kepala Satuan Tugas Operasi Nemangkawi Brigadir Jenderal Roycke Harry Langie dalam video telekonferensi, Senin, 12 April 2021.



    2. Kasus Penembakan Kepala BIN Papua

    Kepala BIN Papua Brigadir Jenderal I Gusti Putu Danny Nugraha tewas ditembak dari peluru nyasar milik Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat pimpinan Mayor Jenderal Lekagak Telenggen di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua pada 25 April 2021. TPNPB mengaku bertanggung jawab dalam penembakan tersebut.

    "Dalam kontak senjata tersebut TPNPB tembak anggota TNI namun kami tidak ada yang kena dan kami semua aman," kata
    Juru bicara TPNPB Sebby Sambon dalam keterangan tertulisnya 26 April 2021.

    Kontak senjata antara TPNPB dan aparat terjadi pada 25 April 2021. Kontak tembak itu terjadi di sekitar Kampung Daungbet, Distrik Beoga, Puncak, Papua.

    Danny bersama rombongan, yakni Kasatgas Elang, Kasatgas Delta, dua personel Bantek Elang, dua personel Timsus Elang, dua personel Timsus Delta, serta tiga personel Koramil berangkat ke Daungbet menggunakan delapan sepeda motor.

    "Untuk melaksanakan observasi lapangan serta menentukan lokasi titik ambush (penyergapan) pasukan," demikian tertulis dalam laporan. Sebelumnya, dilaporkan KKB diduga melakukan pembakaran sekolah dasar di wilayah tersebut. Pada pukul 15.50 WIB, diperoleh informasi terjadi kontak tembak di Kampung Daungbet. Lalu pukul 16.00 WIB, Tim Satgas Elang dan Delta melakukan evakuasi ke lokasi kontak dengan berjalan kaki. Brigjen Danny dilaporkan terkena tembakan di kepala.

    3. Kasus penyerangan kantor polisi Oksamol

     

    KKB disebut menyerang Kantor Polsubsektor Oksamol di Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Jumat, 28 Mei 2021. Dari aksi penyerangan tersebut, Kepala Subsektor Oksamol Briptu Mario Sanoy tewas.

    Juru Bicara Satuan Tugas atau Satgas Nemangkawi Komisaris Besar M. Iqbal Alqudusy mengatakan insiden penyerangan terjadi pada sekitar pukul 01.00 WIT. "Dalam peristiwa itu warga sempat melihat ada enam orang dari Distrik Kiwirok yang masuk ke Distrik Oksamol dan telah memantau pos polisi," kata dia melalui keterangan tertulis pada Jumat, 28 Mei 2021. 

    Enam orang anggota KKB itu kemudian menyerang pos dan menembak Briptu Mario. Mereka juga membawa kabur tiga pucuk senjata api yang terdiri dari dua senjata api SS1 dan satu revolver.

     

    4. Penyerangan karyawan PT Sinama

     

    Sejumlah karyawan PT Sinama diduga diserang oleh kelompok kriminal bersenjata pimpinan Tendius Gwijangge alias Tendinus Murib di Kampung Bingky, Kabupaten Yahukimo pada 24 Juni 2021. Empat orang di antaranya bahkan sempat disandera.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, penyerangan dan penyanderaan berawal ketika rombongan PT Sinama berkendara menuju PT Berantas Kampung Sukamo. Rombongan ini melewati jembatan Kali I Kampung Samboga Distrik Seradala.

    "Sesudah melintas jembatan Kali I, truk dihadang oleh 30 anggota KKB yang membawa senjata tajam dan senjata api. Terdengar dari pimpinan kelompok mengatakan 'laksanakan operasi dan periksa mereka'," ujar Kamal melalui keterangan tertulis pada Kamis, 24 Juni 2021.

    Saiful, sopir truk Sinama, kemudian memundurkan kendaraannya, namun secara bersamaan anggota kelompok kriminal bersenjata menembak kaca depan truk. Beruntung, peluru tidak mengenai Saiful. Ia bergegas kembali ke tempat kerjanya. Kamal mengatakan sedikitnya tiga orang meninggal, dua orang mengalami luka akibat insiden penyerangan oleh KKB ini.

     

    5. Pembunuhan dua pekerja proyek di Yahukimo

     

    KKB diduga membunuh dua pekerja proyek pembangunan jembatan di sungai Brazza, Kampung Kribun, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Ahad sore, 22 Agustus 2021 sekitar pukul 16.30 WIT.

    Data yang dihimpun Kantor Berita Antara mengungkapkan dua korban meninggal tersebut adalah Rionaldo Raturoma dan Dedi Imam Pamuji. Korban adalah karyawan PT Indo Papua yang sedang melakukan pembangunan jembatan di sungai Brazza. Lokasi kejadian sekitar 10 Km dari kamp milik PT Indo Papua.

     

    6. Penyerangan empat anggota TNI AD

     

    Sebanyak empat anggota TNI Angkatan Darat ditemukan meninggal akibat diserang oleh sekelompok kelompok orang tidak (OTK) dikenal di Posramil Kisor Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis, 2 September 2021, pukul pukul 03.00 WIT

    Keempat prajurit TNI AD tersebut diserang saat sedang tidur di Posramil Kisor. Ketiga anggota TNI AD masing-masing Serda Amrosius, Praka Dirham, Pratu Zul Ansari ditemukan dalam keadaan tewas di dalam Posramil. Sedangkan Lettu Chb Dirman Komandan Posramil Kisor ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dalam semak-semak belukar tak jauh dari pos.

    Berdasarkan informasi yang diterima masih ada satu anggota TNI AD Pratu Ikbal hingga kini dinyatakan hilang dan belum ditemukan. Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari Letnan Kolonel Arm Hendra Pesireron yang dihubungi membenarkan kejadian tersebut dan dalam evakuasi.

     

    CAESAR AKBAR | ANDITA RAHMA | ANTARA

    Baca: Ini Pesan OPM Usai Serang Pos Koramil yang Tewaskan 4 Personel TNI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.