Jokowi Perintahkan Kemenkes Kirim Lebih Banyak Vaksin Covid-19 ke Lampung

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelaku usaha kecil menengah di pelataran Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Rabu, 30 Juni 2021. Dalam kunjungannya di Sulewasi Tenggara, Jokowi juga dijadwalkan membuka Munas Kadin VIII di Kendari. ANTARA/BPMI Setpres

    Presiden Joko Widodo meninjau vaksinasi Covid-19 bagi pelaku usaha kecil menengah di pelataran Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Rabu, 30 Juni 2021. Dalam kunjungannya di Sulewasi Tenggara, Jokowi juga dijadwalkan membuka Munas Kadin VIII di Kendari. ANTARA/BPMI Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyapa masyarakat yang menjadi peserta vaksinasi Covid-19 di beberapa wilayah di Provinsi Lampung melalui konferensi video, saat meninjau kegiatan vaksinasi di SMA Negeri 2 Kota Bandar Lampung, pada Kamis, 2 September 2021.

    Salah satu perwakilan dari Puskesmas Satelit mengatakan bahwa capaian vaksinasi di Provinsi Lampung sudah mencapai sekitar 62 persen. Jokowi pun menyebut akan segera menambah pasokan vaksin Covid-19 agar mempercepat vaksinasi di provinsi tersebut.

    "Ini akan lebih cepat lagi kalau vaksin kita lancar, ini kadang-kadang agak kurang, Pak," ujar perwakilan dari Puskesmas Satelit seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 2 September 2021.

    “Nanti saya perintahkan Kemenkes untuk vaksinnya untuk Provinsi Lampung diperbanyak, ya,” ujar Jokowi.

    Sementara itu, salah satu perwakilan dari Lapas Wanita Lampung, Yuyun menyampaikan rasa terima kasih karena lapas menjadi salah satu perhatian pemerintah untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

    Jokowi mengingatkan seluruh masyarakat agar mengikuti program vaksinasi yang tengah dijalankan oleh pemerintah dan tetap disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.

    "Saya juga titip, meskipun sudah divaksin, tetap memakai masker, jaga jarak, dan juga hindari kerumunan. Jangan lupa sehabis kegiatan juga mencuci tangan,” tutur Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.