Kominfo Sebut Aplikasi Pedulilindungi Sudah Digunakan 32,8 Juta Orang

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam acara digital Peluncuran Google Cloud Platform (GCP) Region Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. (cloudonair.withgoogle.com)

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate dalam acara digital Peluncuran Google Cloud Platform (GCP) Region Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020. (cloudonair.withgoogle.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan aplikasi PeduliLindungi telah digunakan 32,8 juta pengguna. Rata-rata pengguna per hari aplikasi ini mencapai 500 ribu orang.

    Johnny menjelaskan, PeduliLindungi dapat membantu pemerintah dalam melakukan tracing penularan virus corona. “Dengan mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan mengaktifkan data lokasi, secara berkala sistem dapat melakukan identifikasi lokasi serta memberikan informasi terkait dengan tingkat risiko lokasi dan zonasi penyebaran Covid-19,” kata Johnny dalam keterangannya, Senin, 30 Agustus 2021.

    Per 29 Agustus 2021, total masyarakat yang melakukan skrining dengan PeduliLindungi di beberapa sektor publik, seperti pusat perbelanjaan, industri, tempat olahraga telah mencapai 13,6 juta orang. Dari total 13,6 juta orang, terdapat 462 ribu orang masuk kategori merah, sehingga tidak diperkenankan masuk atau melakukan aktivitas oleh sistem.

    Menurut Johnny, pemerintah akan terus mendorong penggunaan platform PeduliLindungi hingga diwajibkan sebagai syarat mengakses seluruh area publik yang dilakukan penyesuaian. 

    Johnny G. Plate mengajak masyarakat untuk segera mengunduh aplikasi Pedulilindungi dari Google Play Store atau Apple App Store. “Dengan menggunakan Pedulilindungi, anda sudah berkontribusi dalam melawan pandemi ovid-19,” katanya. 

    FRISKI RIANA

    Baca: 5 Hal Soal Keamanan Data Pribadi di Aplikasi PeduliLindungi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.