6.000 Personel Polri - TNI Dikerahkan dalam Pelaksanaan PON XX di Papua

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri. ANTARA/Evarukdijati

    Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri. ANTARA/Evarukdijati

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 6.000 personel Polri-TNI kembali diterjunkan untuk membantu pengamankan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional atau PON XX di Papua. PON XX bakal diselenggarakan pada Oktober 2021 mendatang.

    Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Mathius D. Fakhiri mengatakan, nantinya juga akan personel Brigade Mobil Nusantara yang akan turut membantu.

    "Ribuan personel yang telah kami siapkan ini juga nantinya akan terbagi dalam empat kabupaten atau kota sebagai tuan rumah pelaksanaan PON yakni, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Timika dan Merauke," ujar Mathius melalui keterangan tertulis pada Selasa, 31 Agustus 2021.

    Sebelumnya, Direktur Pengamanan Obyek Vital Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Nicolas Ari Lilipaly menyatakan akan ada 6.000 personel polisi dan TNI yang bakal mengamankan PON XX. Ribuan personel itu akan mengamankan kurang lebih 20.000 orang yang akan datang, terdiri dari lebih dari 6.000 atlet, sekitar 3.000 official dan 9.000 lebih orang panitia.

    Nicolas berujar, polisi antara lain akan mengamankan kedatangan dan kepulangan atlet beserta rombongan, venue, pengamanan upacara pembukaan atau penutupan, hingga pengamanan api kirap serta pengaman jalur lalu lintas. "Serta mengamankan tempat-tempat penginapan yang digunakan para atlet," ucap dia pada 12 Agustus 2021.

    ANDITA RAHMA

    Baca: PON Papua Siap Digelar, Simak 3 Kabar Terbaru Akhir Pekan Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.