Dukung Konser God Bless, Jokowi: Bagian Penting Sejarah Musik Indonesia

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kelompok musik legendaris God Bless Ahmad Albar (kiri) dan Ian Antono (kanan) beraksi pada The 90's Festival di Jakarta, Sabtu, 23 November 2019.  Festival musik ini berlangsung pada 23-24 November 2019 di Gambir Expo Kemayoran. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Kelompok musik legendaris God Bless Ahmad Albar (kiri) dan Ian Antono (kanan) beraksi pada The 90's Festival di Jakarta, Sabtu, 23 November 2019. Festival musik ini berlangsung pada 23-24 November 2019 di Gambir Expo Kemayoran. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menerima kedatangan dari personel band rock Indonesia, God Bless, Ahad, 29 Agustus 2021 di Istana Negara, Jakarta Pusat. Jokowi mengapresiasi rencana Konser 'Godbless 48th Anniversary: Mulai Hari Ini', yang rencananya digelar pada 31 Agustus 2021 nanti.

    "Konser ini patut didukung. God Bless adalah bagian penting dari sejarah musik Tanah Air," kata Jokowi dalam unggahan akun Instagramnya, Senin, 30 Agustus 2021.

    Jokowi mengatakan saat God Bless tengah berjaya dan ada di puncak karir, ia masih remaja. Ia memuji lagu-lagu band itu yang dinilai memiliki musik yang asyik dan lirik mendalam. Mulai dari lagu Huma Di Atas Bukit, Panggung Sandiwara, hingga Roda Kehidupan.

    Dalam unggahannya, Jokowi nampak berfoto bersama vokalis God Bless, Ahmad Albar. Jokowi menyebut Ahmad Albar atau yang biasa dipanggil Iyek, memiliki suara yang dalam dan dipadu dengan gaya panggung yang enerjik.

    "Tak terasa hampir setengah abad God Bless berdiri. Suara dan postur Mas Iyek masih seperti dulu," kata Jokowi.

    Diketahui bahwa seluruh personel God Bless datang bertemu Jokowi. Selain Ahmad Albar, datang pula Ian Antono, Donny Patah, Abadi Soesman dan Fajar Sastritama.

    Baca juga: Pegawai KPK Berharap Jokowi Perhatikan Perjuangan Mereka yang Tak Lolos TWK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.