Terpopuler: Luhut Somasi Haris Azhar, Prabowo Puji Jokowi, Busyro Muqoddas Sakit

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pada 2016, Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjadi pengganti sementara Menteri ESDM, Arcandra Tahar yang diberhentikan dengan hormat. Arcandra diberhentikan karena memiliki dua kewarganegaraan. REUTERS/Darren Whiteside

    Pada 2016, Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjadi pengganti sementara Menteri ESDM, Arcandra Tahar yang diberhentikan dengan hormat. Arcandra diberhentikan karena memiliki dua kewarganegaraan. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada beberapa berita yang paling banyak dibaca di kanal Nasional Tempo.co. Tiga di antaranya adalah Menteri Luhut yang somasi Haris Azhar, Menteri Pertahanan Prabowo puji Presiden Jokowi, dan mantan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas yang sakit.

    Berikut detailnya:

    1. Luhut Somasi Haris Azhar

    Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan melayangkan somasi kepada Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar dan Koordinator KontraS Fatia Maulida. 

    “Hanya penjelasan dan permintaan maaf yang kami minta, kami rasa itu lebih dari fair,” kata juru bicara Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, kepada Tempo, Sabtu, 28 Agustus 2021.

    Luhut melayangkan somasi kepada Haris dan Fatia atas unggahan video berjudul “Ada Lord Luhut Dibalik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!” di akun Youtube Haris Azhar.

    Dalam video wawancara bersama koordinator KontraS Fatia Maulida, Haris membahas hasil riset sejumlah organisasi, seperti KontraS, Walhi, Jatam, YLBHI, Pusaka tentang bisnis para pejabat atau purnawirawan TNI AD di balik bisnis tambang emas atau rencana eksploitasi daerah Blok Wabu di Intan Jaya, Papua.

    Fatia menyebutkan bahwa ada sejumlah perusahaan yang bermain tambang di kawasan tersebut. Salah satunya PT Tobacom Del Mandiri, anak usaha Toba Sejahtera Group yang sahamnya dimiliki Luhut.

    2. Prabowo Puji Jokowi

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan cara Presiden Joko Widodo atau Jokowi menangani pandemi sudah efektif. Ia meminta Presiden untuk tak usah menghiraukan suara sumbang yang memperkeruh suasana.

    "Kita sudah berada di jalan yang benar. Kita di bawah kepemimpinan Pak Jokowi sudah efektif, saya mengakui itu dan saya hormat kepada bapak. Saya lihat, saya saksi, saya ikut dalam kabinet. Keputusan bapak cocok dengan rakyat kita. Mohon bapak jangan ragu-ragu, we are on the right track," katanya seperti disiarkan lewat YouTube Sekretariat Presiden pada Sabtu, 28 Agustus 2021.

    Hal tersebut disampaikan Prabowo saat Jokowi mengumpulkan pimpinan partai politik koalisi pendukung pemerintah di Istana Negara, Jakarta pada Rabu, 25 Agustus 2021.

    Menteri Pertahanan ini mengklaim upaya pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 selama ini sudah cukup efektif. Ia optimistis, ekonomi akan segera pulih seiring dengan perbaikan kondisi penanganan pandemi. 

    3. Busyro Muqoddas Sakit

    Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Busyro Muqoddas dilaporkan masuk ICU. Dia mengalami gangguan irama jantung.

    "Ada gangguan irama jantung ringan," kata rekan Busyro, Suparman Marzuki, saat dikonfirmasi, Sabtu, 28 Agustus 2021.

    Suparman yang juga mantan Ketua Komisi Yudisial itu memastikan Busyro bukan sakit Covid-19. Dia menambahkan, Busyro kini dirawat di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta sejak Jumat kemarin.

    Baca juga: Somasi Haris Azhar dan Koordinator KontraS, Luhut Minta 2 Hal Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.