Kasus Covid-19 Bertambah 16.899, Pasien Sembuh 30.099

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menyuntikkan dosis vaksin Covid-19 kepada Warga Negara Asing (Ekspatriat) di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 24 Agustus 2021. Sebanyak 300 WNA pemegang kitas mendapatkan vaksin sinophram dengan biaya Rp 700.000 per orang untuk 2 kali suntik. Adapun syarat yang dibutuhkan yaitu sebagai berikut: WNA berusia minimal 18 tahun, Memiliki salah satu kartu identitas berupa paspor, KITAS, dan KITAP, atau SKKT. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis menyuntikkan dosis vaksin Covid-19 kepada Warga Negara Asing (Ekspatriat) di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 24 Agustus 2021. Sebanyak 300 WNA pemegang kitas mendapatkan vaksin sinophram dengan biaya Rp 700.000 per orang untuk 2 kali suntik. Adapun syarat yang dibutuhkan yaitu sebagai berikut: WNA berusia minimal 18 tahun, Memiliki salah satu kartu identitas berupa paspor, KITAS, dan KITAP, atau SKKT. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah kasus positif Covid-19 di Tanah Air masih terus bertambah. Berdasarkan data pemerintah hingga Kamis, 26 Agustus 2021, pukul 12.00 WIB, penambahan kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir mencapai 16.899 kasus.

    Dengan penambahan ini, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia kini mencapai 4.043.736 kasus terhitung sejak diumumkannya pasien pertama terinfeksi virus corona pada 2 Maret 2020.

    Sementara itu, per hari ini pasien sembuh bertambah 30.099 orang. Sehingga, total pasien sembuh berjumlah 3.669.966 orang. Sementara itu, dilaporkan juga pasien meninggal sebanyak 889 orang per hari ini. Total tercatat ada 130.182 pasien Covid-19 yang meninggal.

    Selain kasus positif Covid-19, pemerintah juga memantau ada 255.969 orang yang kini berstatus suspek.  Selain itu, ada 205.774 spesimen terkait Corona yang diperiksa hari ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.