Menkes Sebut Sudah 34 Persen Nakes Disuntik Vaksin Booster

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemerintah menegaskan berdasarkan evaluasi efektivitas vaksin Covid-19 yang dilakukan terhadap tenaga kesehatan di DKI Jakarta

    Pemerintah menegaskan berdasarkan evaluasi efektivitas vaksin Covid-19 yang dilakukan terhadap tenaga kesehatan di DKI Jakarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan angka vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk tenaga kesehatan sudah cukup cepat dalam dua pekan terakhir. Ia mengatakan sudah sekitar 34 persen tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksin booster.

    "Sudah kurang lebih 34 persen SDM kesehatan atau hampir 450 ribu saya lihat per tadi pagi yang sudah disuntikkan," kata Budi Gunadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat, Rabu, 25 Agustus 2021.

    Budi mengatakan capaian vaksinasi booster untuk nakes tertinggi di Bali sebesar 61 persen, diikuti Kepulauan Riau sebanyak 52 persen. Dari paparan yang dia sampaikan, terlihat Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan DKI Yogyakarta berada di posisi berikutnya.

    Selain itu, Budi mengatakan tingkat penerimaan atau acceptance dari para tenaga kesehatan terhadap vaksin booster sudah lebih tinggi. Ia berujar, sebelumnya para nakes sempat khawatir ihwal dampak pencampuran vaksin dengan dua platform berbeda.

    "Pada saat pertama kali belum bisa menerima full dari para nakes karena takut ada dampak karena itu mixing, sekarang penerimaannya sudah jauh lebih tinggi," kata Budi.

    Ihwal kekhawatiran ini, Budi membuka opsi untuk memberikan vaksin booster dengan platform yang sama seperti dosis pertama dan kedua untuk para nakes. Vaksin yang digunakan untuk vaksin booster para tenaga kesehatan ialah Moderna yang berbasis teknologi m-RNA. Sedangkan vaksin dosis pertama dan kedua yang diberikan kepada nakes ialah Sinovac yang berasal dari virus yang dilemahkan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.