Kapolri Izinkan Liga 1 dan Liga 2, Pemain dan Official Wajib Vaksinasi dan PCR

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Sabtu, 17 Juli 2021. Dok. Istimewa

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Yogyakarta, Sabtu, 17 Juli 2021. Dok. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mengizinkan penyelenggaran Liga 1 dan Liga 2 2021. Namun, ia memberikan sejumlah persyaratan dalam pelaksanaannya.  

    Salah satunya adalah pemain dan staf tim wajib sudah divaksin secara lengkap atau dua dosis. "Lalu pada saat melaksanakan kegiatan, satu hari sebelumnya, dilaksanakan pemeriksaan tes usap PCR untuk memastikan bahwa baik pemain maupun official dalam kondisi negatif dari Covid-19," ujar Sigit di kantornya, Jakarta Selatan pada Senin, 23 Agustus 2021.

    Selain itu, jumlah staf tim juga dibatasi. Kemudian, setelah pertandingan selesai, pemain dan staf tim kembali wajib menjalani tes usap PCR atau antigen.

    Selanjutnya, di lokasi, Polri akan memasang aplikasi pedulilindungi, guna memastikan seluruh yang hadir dalam keadaan sehat. 

    Sigit pun berharap seluruh atlet dan staf di Liga 1 dan Liga 2 mematuhi seluruh protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. "Ini wajib dipatuhi karena masih sengaja laju pertumbuhan Covid-19," kata dia. 

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.