Nadiem Makarim Minta DPR Bantu Sosialisasikan Sekolah Tatap Muka

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Maret 2021. Rapat ini juga membahas Laporan pengembangan/tindak lanjut rapat kerja tanggal 20 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 10 Maret 2021. Rapat ini juga membahas Laporan pengembangan/tindak lanjut rapat kerja tanggal 20 Januari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim mengatakan saat ini seharusnya 63 persen sekolah di Indonesia sudah bisa melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Ia mengatakan PTM bisa dilaksanakan di sekolah yang ada level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM-nya di level 1 hingga 3.

    "Sekitar 63 persen sekolah kita itu ada di level 1, 2, dan 3. Dan angka 63 persen ini akan semakin besar. Karena banyak daerah level 4 yang akan turun. Angka ini probabilitasnya rendah untuk turun lagi, malah akan meningkat," kata Nadiem dalam rapat dengan Komisi X DPR RI, Senin, 23 Agustus 2021.

    Nadiem mengatakan bahwa yang wajib melaksanakan pembelajaran tatap muka adalah sekolah di level 1 sampai 3 yang guru-gurunya sudah divaksinasi dengan lengkap. Vaksinasi bukan keperluan atau kriteria untuk pembukaan sekolah. "Kondisinya untuk membuka sekolah adalah dia level 1 sampai 3. Itu saja," kata Nadiem.

    Ia menegaskan vaksinasi Covid-19 pada guru menjadi kondisi untuk kewajiban membuka sekolah tatap muka. Artinya, bila guru sudah vaksinasi, maka sekolah wajib memberi opsi tatap muka.

    "Banyak di masyarakat bilang harus vaksinasi dulu. Tidak, malah kalau sudah divaksinasi lengkap gurunya, itu diwajibkan di level 1 sampai 3," kata Nadiem.

    Ia meminta dukungan dari DPR untuk mensosialisasikan aturan ini. Pasalnya, meski sudah sering dikomunikasikan dengan daerah, persentase sekolah yang sudah mulai melaksanakan PTM masih kecil.

    Hingga Agustus 2021 ini, hanya 26 persen sekolah yang baru membuka pembelajaran tatap muka, dari yang seharusnya 63 persen. "Jadi kita harus gotong royong, ramai-ramai kita turun dan mendorong sekolah kita PTM dengan protokol kesehatan ketat," kata Nadiem Makarim ihwal sekolah tatap muka.

    Baca juga: Izinkan Siswa Belum Divaksin Masuk Sekolah Tatap Muka, Nadiem Dihujani Kritik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.