Surya Paloh Sebut Politik Tanpa Mahar Sering Dianggap Kebohongan

Reporter

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh memberikan sambutan saat pembukaan Kongres II Partai NasDem di JIExpo, Jakarta, Jumat 8 November 2019. Kongres II Partai NasDem yang digelar 8-11 November itu mengusung tema Restorasi Untuk Indonesia Maju. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh menilai saat ini partai politik tengah menghadapi situasi yang tidak mudah. Dalam pidato kebangsaan di acara Perayaan 50 Tahun Centre of Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia, Senin, 23 Agustus 2021, Surya menanggapi pertanyaan soal bagaimana partai politik mengedepankan nilai-nilainya di tengah situasi penurunan keanggotaan, kepercayaan publik rendah, dan masalah internal, seperti korupsi dan permasalahan hukum. 

Ia menjelaskan jika suatu partai politik inkonsisten terhadap cita-cita utama mendirikan partai politik maka akan sangat sukar untuk menjawab persoalan itu. “Kalau ada konsisten, ada budaya malu melakukan hal yang semestinya tidak kita lakukan (korupsi), seberat apa pun permasalahan yang kita hadapi, yang penting kita ada optimisme,” kata Surya Paloh. 

Surya menilai konsistensi dan optimistis tersebut dapat terganggu karena perdebatan dan pergeseran kaderisasi di partai politik itu sendiri. Salah satu perdebatan yang muncul ialah soal politik tanpa mahar. “Ada perdebatan di antara kita ketika politik tanpa mahar dianggap main-main,” ujar Surya.

Ia menambahkan politik tanpa mahar sering dianggap kebohongan dan nihilisme. Sementara ada partai yang berupaya secara ikhlas, jujur, tulus untuk menjalankan politik tanpa mahar itu sebagai suatu sumbangsih pendidikan politik.

Dalam pidato tersebut Surya menuturkan butuh kesabaran dan konsistensi dalam menjalankan nilai-nilai tersebut. “Kita sudah terjebak dengan slogan kosong dan pendekatan kulit luar yang serba artificial,” ujar Surya.

Lebih lanjut, ia mengatakan sepanjang partai politik berorientasi pada kemenangan semata, berbagai cara akan dilakukan tanpa mengindahkan nilai-nilai sportifitas dalam mencapai tujuan tersebut. Ia pun menggarisbawahi jika Indonesia telah masuk kompetisi bebas. “Tidak ada tempat lagi untuk mendapatkan problem solving melalui musyawarah mufakat,” ujarnya. 

Menurut Surya Paloh, kini semua seolah terjebak pada pragmatisme yang bersyarat materialistik. Ia pun menyoroti ihwal masih banyak pejabat yang melakukan pendekatan dengan label keagamaan. “Kita bertopeng seakan-akan kita pantas dihargai, dengan label keagamaan, religius,” kata Ketua Umum NasDem itu. 

Baca juga: Kisah Bisnis Surya Paloh dan Sonangol, Bermula dari Salon Cukur Rambut

SRI RAHMAWATI






Agenda Jokowi di Rabu Pon: Hadiri Acara Perbankan, Internal, dan Terbang ke Bali

20 menit lalu

Agenda Jokowi di Rabu Pon: Hadiri Acara Perbankan, Internal, dan Terbang ke Bali

Besok Rabu Pon, 1 Februari 2023 disebut-sebut akan jadi momen Jokowi umumkan reshuffle. Istana mengatakan agenda Jokowi besok ke Bali.


Guru Besar Hukum Sebut Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan Sudah Benar

4 jam lalu

Guru Besar Hukum Sebut Penetapan Tersangka Mahasiswa UI yang Tewas Kecelakaan Sudah Benar

Penetapan tersangka dalam kasus tabrakan menewaskan mahasiswa UI, Hasya Attalah Syaputra, hingga ditetapkan tersangka, sudah benar.


Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

4 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle, Menteri LHK Absen dalam Rapat Soal Beras dengan Jokowi

Di tengah isu reshuffle, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar tak hadir dalam rapat soal beras dengan Presiden Jokowi di Istana Negara hari ini.


Ditanya Soal Evaluasi Menteri, Bahlil: Sesama Sopir Angkot Dilarang Saling Mendahului

5 jam lalu

Ditanya Soal Evaluasi Menteri, Bahlil: Sesama Sopir Angkot Dilarang Saling Mendahului

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Negara hari ini. Dia mengaku tak tahu soal isu reshuffle.


3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Tewaskan Mahasiswa UI & Penanganan Kasusnya Dinilai Abaikan Kapolri Jadi Top 3 Metro

9 jam lalu

3 Wasiat Titipan Kapolda Fadil Imran soal Tabrakan yang Tewaskan Mahasiswa UI & Penanganan Kasusnya Dinilai Abaikan Kapolri Jadi Top 3 Metro

Ada 3 wasiat titipan Kapolda Fadil Imran soal tabrakan yang tewaskan mahasiswa UI & Penanganan kasus Ini abaikan perintah Kapolri


PKS Dukung Anies Baswedan, Relawan Minta Sekber Segera Didirikan

11 jam lalu

PKS Dukung Anies Baswedan, Relawan Minta Sekber Segera Didirikan

Tim relawan Anies Baswedan yang tergabung dalam Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) meminta agar Sekretariat Bersama segera didirikan


Top Nasional: Politikus NasDem Singgung Korupsi Bansos Kader Partai Banteng, Pemuda Muhammadiyah Dukung IKN

12 jam lalu

Top Nasional: Politikus NasDem Singgung Korupsi Bansos Kader Partai Banteng, Pemuda Muhammadiyah Dukung IKN

NasDem menyinggung kasus korupsi bantuan sosial yang melibatkan Menteri Sosial Juliari Batubara yang merupakan kader PDIP di tengah isu reshuffle


4 Fakta Terbaru Koalisi Perubahan Bakal Usung Anies Baswedan Jadi Capres

13 jam lalu

4 Fakta Terbaru Koalisi Perubahan Bakal Usung Anies Baswedan Jadi Capres

Sohibul Iman mengungkapkan PKS akhirnya secara resmi memberikan dukungan ke Anies Baswedan soal pencapresan. Apa saja update terbarunya?


Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

14 jam lalu

Tim Anies Baswedan Bantah Ada Perjanjian dengan Prabowo Subianto Soal Pencalonan Presiden

Anies Baswedan disebut hanya memiliki perjanjian dengan Sandiaga Uno soal pembagian biaya kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.


Dukung Anies Baswedan Capres 2024, PKS: Memenuhi Semua Kriteria yang DItetapkan Majelis Syura

14 jam lalu

Dukung Anies Baswedan Capres 2024, PKS: Memenuhi Semua Kriteria yang DItetapkan Majelis Syura

PKS menyatakan Anies Baswedan memenuhi semua kriteria yang ditetapkan majelis syura mereka.