23 Tahun Partai Amanat Nasional, Sikap Amien Rais dan Deklarasi Partai Ummat

Reporter

Ketua Majelis Tinggi PAN, Amien Rais. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini, 23 Agustus 2021, Partai Amanat Nasional (PAN) resmi berusia 23 tahun. PAN yang lahir di penghujung masa orde baru mengusung semangat Indonesia baru untuk menggantikan nuansa pemerintahan yang otoriter.

 Amien Rais menggagas bersirinya PAN, saat itu ia pun menjabat sebagai Ketua Muhammadiyah. Amien Rais mendirikan partai ini bersama Majelis Amanat Rakyat (MARA) yang merupakan organisasi gerakan reformasi pada era pemerintahan Soeharto, bersama dengan PPSK Yogyakarta, tokoh-tokoh Muhamadiyah, dan Kelompok Tebet.

Hadirnya PAN juga karena dinamika perpolitikan di tubuh Muhammadiyah membuat mereka mengadakan Sidang Tanwir di Semarang pada 5-7 Juli 1998. Hasil dari sidang tersebut menyatakan Muhammadiyah tetap tidak akan berpolitik praktis sesuai dengan keputusan Muktamar 1971 di Makassar. Kendati demikian, Muhammadiyah membebaskan anggotanya untuk berpolitik. Dan juga, PAN menjadi wadah aspirasi bagi warga Muhammadiyah, bahkan partai ini juga terbuka untuk semua kalangan.

Setelah berdiri selama 23 tahun, PAN sebagai salahsatu partai yang juga massive pendukungnya sering diterpa berbagai polemik. Pada 2017 lalu, Amien Rais yang menjabat sebagai Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional meminta partainya keluar dari koalisi pemerintah. Hal ini dikarenakan PAN kerap berseberangan dengan sikap pemerintah.

PAN beberapa kali berbeda sikap dengan pemerintah terkait dengan sejumlah kebijakan. Pada Juli 2017, PAN berbeda sikap dengan pemerintah dan partai koalisi lain perihal Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu. Saat itu, PAN mempermasalahkan presidential threshold dan parliamentary threshold, yang masing-masing 20-25 persen serta 3,5 persen.

PAN juga kerap berbeda sikap dengan partai-partai koalisi pemerintah lainnya soal Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perpu Ormas). PAN bersama dengan PKS dan Gerindra tidak mendukung Perpu itu disetujui menjadi undang-undang.

Selain itu, polemik partai ini juga hadir dari salah satu pendirinya yang juga Ketua Majelis Tinggi PAN, Amien Rais. Pada 24 Juli 2020 lalu, ia mengklaim dipecat oleh kadernya sendiri dari partai. Ia menduga pemecatannya ini karena sikapnya menolak jika PAN bergabung dengan koalisi pemerintah.

Di waktu yang bersamaan, pengurus PAN Viva Yoga Mauladi membantah partainya memecat Amien Rais. "Sampai hari ini Pak Amien masih milik PAN dan saya meragukan jika Pak Amien Rais akan mendirikan partai politik baru," ujarnya.

Prediksi Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Viva Yoga salah besar, Amien Rais kemudian mendeklarasikan Partai Ummat di Yogyakarta, pada Kamis, 29 April 2021. Posisi Ketua Majelis Syuro dipegang oleh Amien Rais dan Ustad Sambo sebagai Sekretaris Umum. Sedangkan Ketua Umum dipegang menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi. Ia merupakan dosen di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta jurusan Teknik Informatika. Dan, Wakil Ketua Partai Ummat adalah Agung Mozin.

GERIN RIO PRANATA 

Baca: 23 Agustus Kilas Balik Deklarasi Partai Amanat Nasional atau PAN 23 Tahun Lalu






Cak Imin Harap Reshuffle Kabinet Tidak Sekadar Politis, Waketum PAN: Politis Itu Wajar

3 jam lalu

Cak Imin Harap Reshuffle Kabinet Tidak Sekadar Politis, Waketum PAN: Politis Itu Wajar

Sejumlah petinggi partai koalisi pemerintah bersilang pendapat soal reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.


Temui Jokowi di Istana, Pemuda Muhammadiyah Nyatakan Dukung IKN

2 hari lalu

Temui Jokowi di Istana, Pemuda Muhammadiyah Nyatakan Dukung IKN

Setelah bertemu Presiden Jokowi, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sunanto menyatakan dukungannya atas pembangunan IKN.


Soal Capres-Cawapres KIB, PAN Mengaku Sudah Setor 3 Nama

2 hari lalu

Soal Capres-Cawapres KIB, PAN Mengaku Sudah Setor 3 Nama

PAN menyatakan telah menyetor 3 nama ke KIB terkait pembahasan calon presiden dan calon wakil presiden.


Erick Thohir Terus Merapat dengan PAN, Zulhas: Setiap Hari Memang Sama Saya Terus

3 hari lalu

Erick Thohir Terus Merapat dengan PAN, Zulhas: Setiap Hari Memang Sama Saya Terus

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan mengakui kedekatannya dengan Erick Thohir. Tetapi Zulhas belum mau berbicara soal Erick bergabung dengan partainya.


Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, PAN Sebut Belum Ambil Sikap

3 hari lalu

Soal Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa, PAN Sebut Belum Ambil Sikap

PAN menyatakan masih akan mempertimbangkan manfaat dan mudharat dari perpanjangan masa jabatan kepala desa.


Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

3 hari lalu

Ditanya Soal Reshuffle Kabinet, Zulhas: Urusan Presiden, Urusan Saya Beras dan Cabai

Zulkifli Hasan tak mau berkomentar soal reshuffle kabinet yang akan dilakukan Presiden Jokowi.


Ketua Partai Ummat Lumajang Optimistis Raup Pemilih Lintas Agama

7 hari lalu

Ketua Partai Ummat Lumajang Optimistis Raup Pemilih Lintas Agama

Ketua DPD Partai Ummat Kabupaten Lumajang, Suharyo AP merasa bisa bergerak di semua lini sosial kemasyarakatan ketika bersilaturahmi.


Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

8 hari lalu

Pemilu 2024: Lembaga Survei Algoritma Sebut Parpol Baru Sulit Bersaing

Lembaga survei Algoritma menyebut hanya 8 persen masyarakat yang menyatakan akan memilih partai baru pada Pemilu 2024.


Partai Ummat Nyatakan Siap Hadapi Pemilu 2024, Sekalipun Pakai Proporsional Tertutup

11 hari lalu

Partai Ummat Nyatakan Siap Hadapi Pemilu 2024, Sekalipun Pakai Proporsional Tertutup

Partai Ummat menyatakan siap mengiktui Pemulihan Umum apapun sistemnya, baik pemilu proporsional tertutup atau proporsional terbuka.


Muhammadiyah DKI Jakarta Dorong Masyarakat Kurangi Pengggunaan Air Tanah, sesuai Fikih Air

13 hari lalu

Muhammadiyah DKI Jakarta Dorong Masyarakat Kurangi Pengggunaan Air Tanah, sesuai Fikih Air

Muhammadiyah DKI Jakarta berkomitmen untuk mendorong masyarakat mengurangi penggunaan air tanah, memanfaatkan air secara baik dan bijak.