Mahasiswa ITB Ditemukan Tewas di Kos, Polisi Duga Bunuh Diri

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pencegahan bunuh diri. Shutterstock

    Ilustrasi pencegahan bunuh diri. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepalas Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung AKBP Rudi Tri Handono mengatakan seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial ANH ditemukan tewas di kamarnya. Dia diduga bunuh diri.

    Menurut Rudi, mahasiswa tersebut tewas dengan cara gantung diri di kamar kontrakannya (indekos) yang berada di Jalan Cisitu, Kota Bandung, Jawa Barat. Adapun ANH ditemukan tewas pada Ahad dini hari.

    "Positif gantung diri, dia menyiapkan tali, talinya ditemukan di luar kosan," kata Rudi di Bandung, Jawa Barat, Ahad, 22 Agustus 2021.

    Rudi mengatakan, ANH terakhir diketahui sempat bertemu dengan rekan-rekannya pada Sabtu malam. Usai ditemukan tewas, menurut Rudi ANH menyimpan secarik kertas bertuliskan permohonan maaf. "Dia menulis di secarik kertas permintaan maaf dan menyiapkan barang," katanya.

    Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat ITB Naomi Haswanto mengatakan ANH mahasiswa Program Studi Magister Teknik Sipil (S2) ITB angkatan 2018, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL).

    "Almarhum sudah menempuh studi di ITB selama 3 tahun (6 semester), dan sedang dalam tahap menyusun tesis," kata Naomi.

    Menurutnya ANH merupakan mahasiswa yang berasal dari Madura dan berdomisili di Bandung pada suatu rumah indekos yang berlokasi di Cisitu Lama, bersama beberapa rekannya yang juga berstatus sebagai mahasiswa Teknik Sipil ITB.

    Saat ini, kata dia, jenazah berada di RSHS dan dalam pengurusan pihak keluarga almarhum yang tinggal di Bandung. Berdasarkan informasi terakhir, jenazah akan dibawa dan dimakamkan di daerah asalnya di Pamekasan, Madura. "Institut Teknologi Bandung menyampaikan rasa duka cita yang mendalam," kata Naomi.

    Catatan Redaksi:

    Jangan remehkan depresi. Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri di Indonesia, bisa menghubungi : Yayasan Pulih (021) 78842580


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.