Pemerintah Asesmen Situasi di Afghanistan Setiap Hari

Reporter

Editor

Amirullah

Seorang anggota Taliban berjaga saat orang-orang berjalan di pintu masuk Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, 16 Agustus 2021. Diketahui sebelumnya Taliban menggunakan senapan AK-47, tetapi kini pasukan tersebut telah menggunakan senjata milik Amerika Serikat M16. REUTERS/Stringer

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi V Kantor Staf Presiden RI, Jaleswari Pramodhawardani menyebut pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri akan terus melakukan asesmen situasi Afghanistan secara harian untuk menentukan langkah selanjutnya. Hal ini dilakukan usai kelompok Taliban menguasai Afghanistan sejak beberapa hari terakhir.

"Indonesia terus berharap perdamaian dan stabilitas dapat tercipta di Afghanistan. Indonesia juga terus berkomitmen untuk membantu menciptakan perdamaian di Afghanistan," ujar Jaleswari lewat keterangan tertulis, Ahad, 22 Agustus 2021.

KSP mengapresiasi berhasilnya misi evakuasi terhadap para WNI dari Kabul, Afghanistan, Sabtu dini hari lalu. Tim Evakuasi Indonesia terdiri atas jajaran Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), TNI, dan BIN. Pesawat TNI Angkatan Udara berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pada tanggal 18 Agustus 2021, sekitar pukul 06.00 WIB.

Rute yang ditempuh pesawat untuk mencapai Kabul, Afghanistan, yaitu melalui Aceh, Kolombo (Sri Lanka), Karachi (Pakistan), dan Islamabad (Pakistan) hingga tiba di Kabul pada tanggal 20 Agustus 2021, pukul 05.17 dini hari waktu setempat dan kemudian sampai di Indonesia pada Sabtu dini hari. Terdapat 26 WNI serta lima warga negara Filipina yang berhasil dievakuasi.

"Evakuasi ini menunjukkan dan mempertegas bahwa negara siap serta memiliki kemampuan untuk hadir di mana pun dan kapan pun negara dibutuhkan oleh warganya. Bantuan membawa warga negara asing dalam misi evakuasi ini juga merupakan bagian dari kewajiban kemanusiaan yang harus dilakukan," ujar Jaleswari.






Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

4 hari lalu

Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

Korban tewas dalam ledakan di masjid Pakistan bertambah menjadi 87 orang, sehari setelah bom bunuh diri


Menlu Retno Marsudi: Krisis Myanmar Tak Mungkin Selesai dalam Setahun

5 hari lalu

Menlu Retno Marsudi: Krisis Myanmar Tak Mungkin Selesai dalam Setahun

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi ragu krisis politik yang terjadi di Myanmar dapat selesai dalam satu tahun keketuaan ASEAN.


KSP: Pemerintah Berkomitmen Jaga Stabilitas Politik Agar Investasi Optimal

6 hari lalu

KSP: Pemerintah Berkomitmen Jaga Stabilitas Politik Agar Investasi Optimal

Pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas pada tahun politik untuk melindungi peluang atmosfer investasi tetap optimal.


Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

6 hari lalu

Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

Kementerian Pendidikan Tinggi yang dikelola Taliban melarang universitas swasta di Afghanistan mengizinkan siswa perempuan mengikuti ujian masuk


Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

6 hari lalu

Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

Jokowi yakin ASEAN akan terus berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik.


Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

6 hari lalu

Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

Jokowi meyakini ASEAN masih penting dan relevan bagi rakyat dan kawasan. Ia yakin ASEAN akan berkontribusi bagi stabilitas di Indo-Pasifik.


Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

9 hari lalu

Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

Banyak warga Afghanistan tidak mampu membeli bahan bakar untuk menghangatkan rumah-rumah di suhu jauh di bawah titik beku.


Isu Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Kian Santer, KSP Moeldoko: Aduh Aku Masih Belum Tahu

10 hari lalu

Isu Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Kian Santer, KSP Moeldoko: Aduh Aku Masih Belum Tahu

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengaku tidak tahu dan enggan berkomentar banyak terkait adanya reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo.


Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

10 hari lalu

Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengajak masyarakat bantaran Sungai Ciliwung menanam cabai untuk ketahanan pangan dan menekan inflasi.


PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

11 hari lalu

PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

Taliban masih membatasi hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan.