Nadiem Izinkan Siswa Belum Vaksin Sekolah Tatap Muka, P2G: Tak Taat Presiden

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim memberi sambutan dalam peluncuran Politeknik Tempo Jakarta, Sabtu, 31 Juli 2021. Kredit: Tempo

    Mendikbud Ristek Nadiem Anwar Makarim memberi sambutan dalam peluncuran Politeknik Tempo Jakarta, Sabtu, 31 Juli 2021. Kredit: Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim, menilai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim tidak patuh instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Sebab, Mendikbud membolehkan anak belum suntik vaksin Covid-19 untuk belajar tatap muka di sekolah.

    “Saya rasa Mas Menteri tidak patuh pada instruksi Presiden termasuk SKB 4 menteri,” kata Satriwan kepada Tempo, Jumat, 20 Agustus 2021.

    Satriwan menilai sekolah tatap muka mestinya bisa dilakukan apabila guru, tenaga pendidik, dan siswa di sekolah tersebut sudah tuntas melaksanakan vaksinasi. Presiden Joko Widodo atau Jokowi, dalam kunjungannya ke Madiun pada Kamis kemarin, juga mempersilakan opsi pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas digelar apabila seluruh pelajar telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

    Pernyataan Nadiem yang membolehkan murid belajar tatap muka di sekolah meski belum divaksinasi, kata Satriwan, sangat berisiko. Di sisi lain, progres vaksinasi anak usia 12-17 tahun secara nasional juga masih lambat. Berdasarkan data Kemenkes per 18 Agustus 2021, dari sasaran 26,7 juta anak baru 2,4 juta anak yang disuntik tahap pertama dan 917 ribu anak mendapat dosis kedua. 

    Satriwan meminta agar jangan sampai karena vaksinasi anak maish lambat, lantas sekolah membolehkan anak belum divaksin untuk ikut PTM terbatas. “Ini namanya membahayakan nyawa anak, guru, dan keluarga mereka,” kata dia.

    Menurut Satriwan, tuntasnya vaksinasi hanya salah satu prasyarat penyelenggaraan PTM terbatas. Ia menyebutkan setidaknya ada 4 prasyarat yang saling melengkapi. Selain vaksinasi, sekolah harus memenuhi daftar periksa Kemendikbudriset mengenai sarana dan prasaran penunjang protokol kesehatan, positivity rate, dan izin orang tua.

    “Tidak bisa yang satu (prasyarat) mengabaikan yang lain, makanya kami lebih memilih ingatkan sekolah dan pemda untuk mendengarkan perintah dari Presiden dan Menteri Kesehatan,” ujarnya soal Nadiem yang mengizinkan siswa belum divaksin sekolah tatap muka.

    Baca juga: Wilayah PPKM Level 1-3 Boleh Belajar Tatap Muka, Tapi Vaksinasi Belum Merata


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.