Kabareskrim Minta Anak Buahnya Tak Agresif Hadapi Mural Kritik Pemerintah

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (kanan) menjalani upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melantik pejabat tinggi Polri yaitu Kabareskrim, Kabaintelkam, Kabaharkam, Kalemdiklat Polri, Asrena Kapolri dan Kadivkum Polri. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto (kanan) menjalani upacara pelantikan dan serah terima jabatan pejabat tinggi Polri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 24 Februari 2021. Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melantik pejabat tinggi Polri yaitu Kabareskrim, Kabaintelkam, Kabaharkam, Kalemdiklat Polri, Asrena Kapolri dan Kadivkum Polri. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Agus Andrianto meminta bawahannya untuk tidak bersikap agresif dalam menindak orang yang menggambar mirip Presiden Joko Widodo dengan tambahan tulisan '404: Not Found'.

    “Pesiden tidak berkenan bila kita responsif terhadap hal-hal seperti itu. Bapak Kapolri selalu mengingatkan, terutama dalam penerapan Undang-undang ITE,” ujar Agus saat dikonfirmasi pada Kamis, 19 Agustus 2021.

    Agus juga memandang jika tak ada yang salah dari sebuah kritik. Meski begitu, ia mengingatkan agar kritik tidak sampai melahirkan fitnah. Apalagi yang bertujuan untuk memecah persatuan.

    “Kritis terhadap Pemerintah saya rasa gak ada persoalan. Namun kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran ya pasti kami tangani," kata Agus.

    Mural dengan wajah mirip Jokowi dengan bagian matanya tertutup tulisan " 404: Not Found " viral. Mural di bawah jembatan di kawasan Batu Ceper menuju arah Bandara Soekarno-Hatta ini kemudian dihapus polisi. Belakangan polisi menelusuri dan mencari pembuat mural 404 not found tersebut.

    ANDITA RAHMA

    Baca: Mural 404: Not Found Dihapus, Moeldoko: Jangan Sembarangan Menggambar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.