Kasus Covid-19 di Jawa Barat Turun, Ridwan Kamil: Pelan-pelan Ekonomi Dibuka

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memimpin ucapara peringatan HUT Jabar ke-76 di Halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (19/8/2021). (Foto: Rizal/Biro Adpim Jabar)

TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan akan mulai memberikan pelonggaran pada kegiatan perekonomian mengikuti tren turunnya kasus Covid-19 di Jawa Barat.

“Pelan-pelan ekonomi akan dibuka, termasuk nanti sekolah, pariwisata, bahkan mal-mal sudah boleh 30 persen, sudah boleh makan di dalam 30 persen dan lain-lain. Saya kira ini akan mencapai kebangkitan ekonomi kita yang sudah 6,13 persen di Triwulan ke-2 ini,” kata dia, Senin, 19 Agustus 2021.

Mantan Wali Kota Bandung ini mengatakan, penurunan kasus ditandai dengan turunnya keterisian ruang rawat isolasi (BOR) rumah sakit, serta turunnya kasus aktif. “Hari ini keterisian rumah sakit kita hanya 26 persen, ini terendah dalam sejarah PPKM kita. Dan kasus juga terus turun,” kata dia.

Ridwan Kamil mengingatkan agar warga tetap produktif sekaligus taat dalam disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Mudah-mudahan warga Jawa Barat terus menjadi warga yagn taat, warga yang produktif, warga yang terus mendorong persatuan,” kata dia.

Sebelumnya, Ridwan Kamil mengatakan, seluruh daerah di Jawa Barat pekan ini masuk dalam zona oranye dalam peta risiko penyebaran Covid-19. “Seluruh wilayah di tanah Jawa Barat ini risiko tingginya sudah turun ke risiko sedang,” kata dia, 18 Agustus 2021.

Ridwan Kamil mengatakan, dengan turunnya BOR rumah sakit, Jawa Barat akan berkonsentrasi untuk penanganan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. “Mayoritas pasien Covid di Jawa Barat bukan di rumah sakit, tapi di rumah-rumah. Oleh karena itu perhatian kita akan menyelesaikan permasalahan mereka yang terpapar di rumah-rumah,” kata dia.

Vaksinasi juga akan dikebut. Terbaru, tempat ibadah akan dimanfaatkan menjadi lokasi untuk menggelar vaksinasi massal.

“Vaksinasi akan kita kejar. Setelah di pesantren, juga di rumah-rumah ibadah. Di masjid-masjid, gereja, vihara, pura, semua tempat yang memadai kita kejar supaya Jawa Barat bisa selesai di Bulan Desember,” kata Ridwan Kamil.

Ketua Harian Satuan Tugas Covid-19 Jawa Barat, sekaligus Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah Jawa Barat, Dewi Sartika mengatakan,kendati berada di peta risiko sedang ada 12 kabupaten/kota di Jawa Barat tetap dipertahankan menjalankan PPKM Level 4. Daerah yang menjalankan PPKM Level 4 tersebut berada di zona Bodebek dan Bandung Raya, dengan tambahan Kota Cirebon dan Kota Sukabumi. “Kalau dari sisi zona semuanya oranye. Kalau PPKM 4 itu ada 12 daerah,” kata dia, Rabu, 18 Agustus 2021.

AHMAD FIKRI

Baca: Koalisi Sebut Masih Ada Keluarga Pasien Covid-19 Bayar Biaya Rawat Ratusan Juta






Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

4 menit lalu

Pembatasan Dihapus, Jumlah Perjalanan di Cina Saat Libur Imlek Meningkat

Tahun Baru Imlek adalah hari libur terpenting tahun ini di Cina.


Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

19 menit lalu

Kementerian Kesehatan Persiapkan Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi dan Balita

Kementerian Kesehatan akan melakukan upaya sosialisasi vaksinasi Covid-19 untuk balita kepada masyarakat.


Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

17 jam lalu

Jepang Samakan Covid-19 dengan Flu Biasa, Aturan Wajib Masker Dicabut

Jepang tak lagi mewajibkan pemakaian masker di dalam ruangan. Covid-19 disamakan dengan sakit flu biasa.


Jelang Konser Sheila on 7, Promotor Janjikan Aksi Panggung untuk Obati Kerinduan Sheila Gank

17 jam lalu

Jelang Konser Sheila on 7, Promotor Janjikan Aksi Panggung untuk Obati Kerinduan Sheila Gank

Promotor menjanjikan aksi panggung dalam konser Sheila on 7 akan mengobati kerinduan para penggemar.


Sri Mulyani: Ekonomi Bangkit usai Pendemi, Insentif Pajak Dunia Usaha Dikurangi

18 jam lalu

Sri Mulyani: Ekonomi Bangkit usai Pendemi, Insentif Pajak Dunia Usaha Dikurangi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan pemerintah tahun ini bakal mengurangi insentif pajak bagi dunia usaha.


7 Pemandian Air Panas di Jawa Barat dengan Pemandangan Alam Indah

18 jam lalu

7 Pemandian Air Panas di Jawa Barat dengan Pemandangan Alam Indah

Ada sejumlah tempat pemandian air panas di Jawa Barat dengan menyuguhkan pemandangan alam yang indah, apa saja?


Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

1 hari lalu

Inilah Kuota Haji Indonesia dalam 7 Tahun Terakhir

Sebelum pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019, Indonesia mendapatkan kuota haji sebesar 231.000 jemaah.


Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

1 hari lalu

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 di Masa Transisi Menuju Endemi, Heru Budi Tetapkan 4 Kegiatan

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono resmi mencabut aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).


Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

1 hari lalu

Pakar Ingatkan Campak Lebih Menular dari COVID-19

Pakar kesehatan mengatakan penyakit campak lebih menular dari COVID-19 dengan daya tular pada 12 hingga 13 orang di sekitar pasien.


Ekonomi Dunia Hadapi Ancaman Disrupsi, Sri Mulyani Sebut Pemerintah Beri Insentif untuk Pelaku Usaha

1 hari lalu

Ekonomi Dunia Hadapi Ancaman Disrupsi, Sri Mulyani Sebut Pemerintah Beri Insentif untuk Pelaku Usaha

Hadapi ekonomi dunia, Menkeu Sri Mulyani mengatakan pemerintah akan terus berupaya mendukung para pelaku usaha dengan beberapa kebijakan strategis.