Kontingen Indonesia Terbang Mengikuti Ajang Paralimpiade Tokyo

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiapan kloter pertama rim Paralimpiade Tokyo 2020 menuju Jepang

    Persiapan kloter pertama rim Paralimpiade Tokyo 2020 menuju Jepang

    INFO NASIONAL - Tepat di HUT RI ke-76, pada 17 Agustus 2021, kloter pertama kontingen Indonesia terbang ke Jepang untuk mengikuti ajang Paralimpiade Tokyo, menggunakan Ana Air dengan nomor penerbangan NH836 pukul 06:15 WIB.

    Sehari sebelumnya, kloter pertama itu secara simbolis dilepas oleh Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun di halaman Hotel Kusuma Sahid Prince Surakarta, tempat kontingen menjalani karantina.

    Sebelum menempuh perjalanan udara kurang lebih tujuh jam 20 menit menuju Tokyo, Kontingen kloter pertama yang berjumlah 11 orang ini melakukan perjalanan darat dengan menggunakan bis nyaman yang didukung oleh Juragan99trans serta mendapat pengawalan kepolisian selama perjalanan dari Surakarta menuju bandar udara Soekarno-Hatta Tangerang Banten.

    Sebelum melakukan perjalanan jauh, seluruh kontingen terlebih dahulu melakukan doa bersama demi keselamatan dalam perjalanan. Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun memberi pesan singkat kepada kloter pertama ini.

    “Untuk semua atlet yang berlaga di Paralimpiade tahun ini saya berpesan supaya jangan terlalu serius yang nantinya akan menjadi tegang. Tetap fokus untuk bertanding dan yang terpenting harus disiplin bagi diri sendiri,” ucap Senny Marbun, Selasa, 17 Agustus 2021.

    “Hal yang terpenting dari keberangkatan ini adalah semua kontingen tiba di Jepang dengan selamat tanpa ada yang terjangkit Covid-19 merupakan sebuah kemenangan buat kontingen. Lakukan yang terbaik, disiplin dan enjoy the game,” ujarnya menambahkan.

    Pelatih para tenis meja yang juga Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia, Rima Ferdianto yang juga menjadi pimpinan kontingen kloter pertama ini mengaku puas atas dukungan yang diberikan oleh pemerintah dan swasta dalam keberangkatan ini.

    “Saya senang karena perjalanan hari ini sangat cepat karena bisa tiba di bandara kurang dari  enam jam perjalanan. Terima kasih atas dukungan patwal yang mengawal perjalanan kita dan juga terima kasih kepada pemerintah yang telah memfasilitasi kontingen dengan ruangan VIP di bandara sehingga semua kontingen bisa merasa nyaman,” ucap Rima.

    Sementara itu perenang Jendi Pangabean juga mengaku puas dengan perjalanan ini karena karena sangat cepat dan dapat melindungi para atlet dari ancaman terpapar Covid-19.

    “Saya tentu sangat senang dengan fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah dan NPC Indonesia karena dengan pelayanan seperti ini kita bisa terhindar dari kemungkinan terkena virus covid-19,” tutur Jendi.

    Kloter pertama kontingen Indonesia akan tiba di bandara Narita Jepang pada pukul 15.50 waktu setenpat.

    Berikut Daftar Nama Kloter Pertama Kontingen Indonesia:

    1. M. Fadli (atlet para balap sepeda)
    2. David Jacobs (atlet para tenis meja)
    3. Adyos Astan (atlet para tenis meja)
    4. Komet Akbar (atlet para tenis meja)
    5. Syuci Indriani (atlet para renang)
    6. Jendi Pangabean (atlet para renang)
    7. Rima Ferdianto (pelatih para tenis meja/wasekjen NPC)
    8. Bayu Purba (pelatih para tenis meja)
    9. Fadilah (pelatih para balap sepeda)
    10. Slamet Djauhari (tim manager renang)
    11. Irfan Nurfianto (suporting tim)  (*)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.