Polri: Isi 1.540 Celengan Kotak Amal Milik Terduga Teroris Kosong

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri, Komisaris Besar Ahmad Ramadhan. ANTARA/HO-Polri/am.

    Kepala Bagian Penerangan Umum Divhumas Polri, Komisaris Besar Ahmad Ramadhan. ANTARA/HO-Polri/am.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI menyatakan 1.540 celengan kotak amal yang disita dari penangkapan RH, terduga teroris terafiliasi Jamaah Islamiyah (JI), kosong atau tidak ada isinya. 

    "Belum (ada isinya)," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi pada Selasa, 17 Agustus 2021. 

    Ramadhan mengatakan, ribuan celengan kotak amal itu baru akan disebarkan. Meski begitu, polisi belum mengetahui apakah ada dan berapa jumlah celengan kotak amal lain yang telah disebarkan. 

    "Iya celengan yang siap sebar, bukan yang ada uangnya. Cuma kami tidak tau yang sudah disebarkan itu ada berapa," kata Ramadhan. Nantinya ribuan celengan kotak amal itu akan disebar ke berbagai wilayah oleh seluruh anggota JI, atas nama Yayasan Amal Syam Organizer. 

    Ramadhan mengatakan tujuan pembentukan Syam Organizer tersebut adalah untuk melakukan penggalangan dana dengan tujuan untuk menarik simpati masyarakat melalui program kemanusiaan. Selain itu, langkah ini juga diambil untuk menghindari kecurigaan dari aparat. "Ketiga dapat bergerak secara leluasa dalam melakukan penggalangan dana agar mendapat dana yang maksimal," kata dia. 

    ANDITA RAHMA 

    Baca: Terbaru, Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Menjadi 41 Orang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.