Jokowi Pasang Target Baru Vaksinasi 50 Juta Suntikan dalam 7 Pekan

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis kepolisian bersiap melakukan vaksinasi Covid-19 untuk warga di RW 02 Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta, Sabtu, 14 Agustus 2021. Polsek Sawah Besar melaksanakan vaksinasi Covid-19  dari rumah ke rumah bagi warga yang belum di vaksin guna mencapai target vaksinasi yang dapat mempercepat pembentukan kekebalan komunal atau herd immunity. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis kepolisian bersiap melakukan vaksinasi Covid-19 untuk warga di RW 02 Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta, Sabtu, 14 Agustus 2021. Polsek Sawah Besar melaksanakan vaksinasi Covid-19 dari rumah ke rumah bagi warga yang belum di vaksin guna mencapai target vaksinasi yang dapat mempercepat pembentukan kekebalan komunal atau herd immunity. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut vaksinasi di Indonesia per Senin, 16 Agustus 2021, sudah mencapai angka 83 juta suntikan. Budi menyebut, 50 juta suntikan pertama vaksin Covid-19 di Indonesia dicapai dalam waktu 27 pekan. Ke depan, ujar Budi, Presiden Jokowi meminta target vaksinasi ditingkatkan hingga 50 juta suntikan dalam tujuh pekan.

    "Saya dikasih target dari Pak Menko dan Pak Presiden jangan 27 minggu, berikutnya bisa enggak 7 minggu mencapai 50 juta berikutnya. Sehingga, kita sedang bekerja keras supaya kita bisa mencapai 100 juta di akhir bulan ini," ujar Budi dalam konferensi pers daring.

    Menurut Budi, saat ini vaksinasi di Indonesia sudah berada di posisi sembilan di dunia. "Sekarang posisi Indonesia itu nomor 9 di dunia dari jumlah yang disuntikkan. Mungkin hari ini sudah naik jadi nomor 8 di dunia, dari jumlah yang disuntikkan. Bangsa kita sebenarnya, ya, malah termasuk yang paling maju untuk vaksinasi," ujarnya.

    Hal tersebut, ujar Budi, disampaikannya untuk menjawab keragu-raguan pihak yang menyebut bahwa vaksinasi untuk bangsa besar seperti Indonesia bakal selesai dalam waktu 10 tahun. "Kita tidak sebodoh itu untuk menyelesaikan vaksinasi ini dengan lebih cepat," ujar dia.

    Budi menyebut vaksinasi Covid-19 di Indonesia pernah mencapai 1,6 juta dosis per hari. Ia mengatakan jumlah itu akan terus ditingkatkan. "Dengan kerja keras kita bisa capai".

    Menurutnya, ada sekitar 90 juta dosis vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia dalam tujuh bulan terakhir. Dia mengatakan jumlah itu bertambah 70 juta dosis dalam bulan ini. "Jadi kita mesti nyuntik yang tadinya 7 bulan, dalam 1 bulan kita mesti suntik," tuturnya.

    Untuk mencapai kekebalan atau herd immunty, pemerintah memasang target sasaran vaksinasi sebanyak 208.265.720 orang, mencakup kalangan tenaga kesehatan, petugas publik dan lansia, masyarakat rentan, masyarakat umum, dan anak usia 12-17 tahun. Presiden Jokowi meminta vaksinasi harian dipercepat.

    DEWI NURITA

    Baca Juga: Jokowi: Pandemi Covid-19 Memacu Kita Berubah, Melakukan Hal yang Dianggap Tabu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.