Diduga Menggalang Dana Terorisme, Densus Tangkap Suami Istri di Kota Malang

Ilustrasi teroris. khouse.org

TEMPO.CO, MALANG — Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap suami istri di Kota Malang pada siang hari ini, Senin, 16 Agustus 2021. Keduanya diduga terafiliasi dengan jaringan terorisme.

Penangkapan dilakukan anggota Densus 88 di lingkungan RT 04/RW 04 Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, antara pukul 11.30 sampai 12.00 atau selepas salat zuhur. Pasangan muda suami istri itu ditangkap di dua lokasi berbeda. 

Pria yang ditangkap berinisial CA, usia kurang dari 40 tahun. Pemilik sebuah toko mainan anak ini ditangkap saat berjalan di dekat gapura Jalan Joyo Utomo IV, Kelurahan Merjosari. Petugas yang menangkap sekitar 6-8 orang, menggunakan mobil Kijang Innova yang diikuti satu unit mobil Inafis (Indonesia Automatic Finger Print Indentification System). CA langsung dimasukkan ke dalam mobil dan dibawa pergi. 

Sedangkan istrinya, LF, ditangkap di toko merangkap tempat tinggal di Jalan Joyo Utomo nomor 506, sekitar pukul 12.30 WIB. Polisi menggeledah rumah CA selama hampir 1 jam. 

“Setahu saya ditangkap pas pulang dari salat zuhur. Saya kira awalnya tim Satgas Covid-19 jemput pasien, tapi kok rame-rame gitu,” kata Faisol, seorang warga pemilik warung dekat lokasi penangkapan.   

Faisol mengatakan pagi sebelum penangkapan 3-4 pria asing nongkrong di warungnya. Bahkan, di hari sebelumnya beberapa pembeli tak dikenalnya juga makan di warungnya. Ada yang berpakaian kayak tukang bangunan. Faisol hafal siapa saja pelanggannya, tapi tidak dengan orang-orang berbadan tegap dan berkaus tersebut. 

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Tempo, CA berasal dari Kabupaten Jombang. Ia dan istrinya mengontrak rumah-toko di Kelurahan Merjosari selama 7 tahun.

Toko miliknya berjualan pakaian, sepatu, sandal, mainan anak, dan beragam aksesoris. Toko ini bermoto “belanja hemat, sedekah hebat” dan setiap 2,5 persen uang pembeli disedekahkan. Toko ini juga melayani pembelian secara online

Ketua RT 04 Hariyono mengatakan, petugas Densus 88 menginformasikan dirinya akan melakukan pengamanan terhadap warganya. Petugas menunjukkan surat penggeledahan di tempat kejadian perkara. “Petugas bilang dia adalah penggalang dana yang diduga untuk kegiatan terorisme,” kata Hariyono. Menurut saksi mata, petugas membawa pergi sejumlah barang bukti yang dibungkus 6 kantong plastik. Petugas juga membawa dua buah laptop, serta kartu identitas diri. 

Baca juga: Densus 88 Tangkap 48 Terduga Teroris, Disebut Berafiliasi ke JI dan JAD






Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

3 hari lalu

Sektor Pariwisata Bali Perlu Dilengkapi Keamanan dan Keselamatan Standar Internasional

Made Mangku Pastika berpandangan bahwa pariwisata Bali tetap membutuhkan dukungan program keamanan dan keselamatan berstandar internasional.


Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

9 hari lalu

Terduga Teroris di Sleman Eks Residivis Narkoba, Densus 88: Direkrut Teman Satu Sel di Nusakambangan

Densus 88 menyebut terduga teroris yang ditangkap di Sleman direkrut oleh teman satu selnya di LP Nusakambangan.


Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

9 hari lalu

Densus 88 Sita 2 Bom Rakitan Siap Pakai dari Teroris Simpatisan ISIS di Sleman

Tersangka teroris simpatisan ISIS di Sleman yang ditangkap Densus 88 disebut memiliki dua bom rakitan siap pakai.


Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

10 hari lalu

Densus 88 Tangkap Tersangka Terorisme di Sleman, Diduga Simpatisan ISIS

Densus 88 menangkap satu orang tersangka terorisme yang diduga jaringan ISIS di Daerah Istimewa Yogyakarta


2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

10 hari lalu

2 Tersangka Teroris NII Asal FPI, Simpatisan Rizieq Shihab & Profil 9 Korban Wowon Serial Killer Jadi Top 3 Metro

Sebanyak 2 tersangka teroris Negara Islam Indonesia adalah simpatisan Rizieq Shihab & profil 9 korban Wowon Serial Killer jadi Top 3 Metro


Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

10 hari lalu

Terduga Teroris Ditangkap di Tangsel, Ayah: Saya Bersyukur Belum Merugikan Orang

Nurdji ayah dari terduga teroris SN merasa bersyukur sang anak dibekuk tim Densus 88 Anti Teror Polri. Belum menimbulkan korban jiwa atau kerusakan.


Ayah Terduga Teroris di Tangsel Sebut Densus 88 Sita HP Hingga Buku-buku Anaknya

10 hari lalu

Ayah Terduga Teroris di Tangsel Sebut Densus 88 Sita HP Hingga Buku-buku Anaknya

Ayah terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Tangsel sempat menawarkan petugas untuk memeriksa laptop miliknya.


Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

11 hari lalu

Ayah Terduga Teroris Kota Tangerang Selatan Akui Anaknya Jarang Berbaur

Nurdji 70 tahun, ayah dari terduga teroris yang ditangkap di Kota Tangerang Selatan mengakui sang anak memang jarang berbaur di lingkungan tempatnya tinggal.


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

11 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

11 hari lalu

Terduga Teroris Pernah Kerja di Bank, Ayahanda: Dia Simpatisan Habib Rizieq

SN, seorang terduga teroris dibekuk di Pondok Aren. Ia berhenti bekerja & menjadi simpatisan Riziq Syihab.