Ibu Kota Afganistan Jatuh ke Taliban, JK Yakin Tidak Akan Ada Pertumpahan Darah

Reporter

Editor

Amirullah

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani bersalaman dengan Wapres Jusuf Kalla sebelum berfoto bersama delegasi lainnya dalam konferensi Kabul Peace Process di Kabul, Afganistan, 28 Februari 2018. Kabul Peace Process merupakan konferensi untuk mendukung pencapaian perdamaian di Afghanistan. REUTERS/Omar Sobhani

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden ke-10 dan 12, Jusuf Kalla atau JK, meyakini Afganistan tidak akan jatuh dalam pertumpahan darah dan perang saudara, meski ibu kota Kabul jatuh ke tangan Taliban.

“Baik Taliban maupun Pemerintah Afganistan sama-sama meyakini bahwa mereka bersaudara dan tidak akan memerangi negara yang sudah ditinggalkan oleh tentara Amerika Serikat,” kata JK dalam keterangannya, Senin, 16 Agustus 2021.

Saat masih menjabat sebagai Wapres di periode pertama Presiden Joko Widodo atau Jokowi, JK pernah mewakili pemerintah RI terlibat dalam perundingan dan berbicara langsung dengan Presiden Afganistan Ashraf Ghani, serta para petinggi Taliban.

Bahkan, akhir Desember tahun lalu, JK juga bertemu Presiden Ghani di Kabul. Sedangkan Januari 2021, JK bertemu pemimpin militer tertinggi Taliban, Mullah Baradar, di Doha, Qatar. “Mereka akan berupaya menyelesaikan secara damai konflik di Afghanistan yang sudah berjalan hampir 30 tahun,” katanya.

Menurut JK, pihak Taliban juga sudah menyampaikan tidak akan mengusik kantor-kantor kedutaan besar negara asing di Afganistan, termasuk Kedutaan Besar RI. 

JK menambahkan, dunia kini menantikan masa depan Afganistan setelah Taliban berkuasa. “Saya harapkan Afganistan terbuka dengan kerja sama dengan negara-negara lain yang tidak punya kepentingan politik, tetapi kerjasama perekonomian,” ujar JK.

JK menuturkan, Indonesia juga punya peran penting di Afghanistan dalam menjajaki perdamaian. Sehingga pemerintah Indonesia juga harus mendukung upaya damai sekarang saat Taliban memimpin Afghanistan, pasca penarikan tentara asing akhir Agustus ini.






Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

5 hari lalu

Korban Tewas dalam Ledakan di Masjid Pakistan Bertambah Jadi 87 Orang

Korban tewas dalam ledakan di masjid Pakistan bertambah menjadi 87 orang, sehari setelah bom bunuh diri


Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

7 hari lalu

Taliban Larang Siswa Perempuan Afghanistan Ikuti Ujian Masuk Universitas

Kementerian Pendidikan Tinggi yang dikelola Taliban melarang universitas swasta di Afghanistan mengizinkan siswa perempuan mengikuti ujian masuk


Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

10 hari lalu

Lebih dari 160 orang Afghanistan Meninggal Dunia karena Cuaca Dingin Ekstrem

Banyak warga Afghanistan tidak mampu membeli bahan bakar untuk menghangatkan rumah-rumah di suhu jauh di bawah titik beku.


PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

12 hari lalu

PBB Berunding soal Hak Perempuan dengan Taliban

Taliban masih membatasi hak perempuan untuk mendapatkan pendidikan dan pekerjaan.


Viral Petugas Keamanan PBB Berfoto di Depan Bendera Taliban

15 hari lalu

Viral Petugas Keamanan PBB Berfoto di Depan Bendera Taliban

PBB meminta maaf atas beredarnya foto beberapa staf di depan bendera Taliban di Afghanistan.


Taliban Punya Supercar, Mesinnya Toyota Corolla 1.800cc

15 hari lalu

Taliban Punya Supercar, Mesinnya Toyota Corolla 1.800cc

Mesin bensin supercar Mada 9 buatan rezim Taliban Afganistan disebut dapat diganti dengan powertrain listrik pada versi produksi nanti.


78 Orang Tewas kedinginan di Afghanistan

16 hari lalu

78 Orang Tewas kedinginan di Afghanistan

Afghanistan sedang mengalami musim dingin terburuk lebih dari satu dekade. Dilaporkan sudah 78 orang meninggal kedinginan dan 77 ribu hewan ternak


Recep Tayyip Erdogan : Aturan Taliban yang Larang Perempuan Sekolah Tidak Islami

22 hari lalu

Recep Tayyip Erdogan : Aturan Taliban yang Larang Perempuan Sekolah Tidak Islami

Recep Tayyip Erdogan mencela aturan Taliban yang melarang universitas dan sekolah dasar menerima murid perempuan.


Amerika Minta Taliban Revisi Aturan yang Serba Melarang Perempuan

22 hari lalu

Amerika Minta Taliban Revisi Aturan yang Serba Melarang Perempuan

Amerika Serikat melalui Dewan Keamanan PBB meminta agar lembaga itu meminta Taliban menghapus aturan soal larangan perempuan sekolah dan bekerja


Bom Bunuh Diri di Luar Kemlu Afghanistan, Lima Orang Tewas

24 hari lalu

Bom Bunuh Diri di Luar Kemlu Afghanistan, Lima Orang Tewas

Bom bunuh diri di luar kantor Kementerian Luar Negeri Afghanistan menewaskan lima orang dengan ISIS mengklaim bertanggung jawab.