Cara Daftar Ikut Upacara Online 17 Agustus di Istana Negara Bersama Jokowi

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengikuti Upacara Pengukuhan Paskibraka yang dipimpin Presiden Joko Widodo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 12 Agustus 2021. Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 orang anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Biro Pers Media Setpres/Muchlis Jr/Handout

    Sejumlah anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengikuti Upacara Pengukuhan Paskibraka yang dipimpin Presiden Joko Widodo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 12 Agustus 2021. Presiden Joko Widodo mengukuhkan 68 orang anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus mendatang. ANTARA FOTO/Biro Pers Media Setpres/Muchlis Jr/Handout

    TEMPO.CO, Jakarta - Upacara Peringatan HUT RI ke-76 kali ini juga digelar secara terbatas. Namun masyarakat masih dapat mengikuti langsung upacara online  peringatan detik-detik proklamasi dan upacara penurunan bendera secara virtual. Sekretariat Presiden kembali membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia baik yang ada di dalam dan luar negeri)untuk  mengikuti upacara 17 Agustus 2021 melalui video conference.   

    Bagi yang ingin berpartisipasi dalam video conference dapat mendaftar secara daring ke alamat web https://pandang.istanapresiden.go.id . Pranala tersebut merupakan satu-satunya laman resmi untuk mendaftar.   

    Syarat yang harus dipenuhi sebagai berikut,

    1. Mengisi formulir permohonan 
    2. Berusia minimal 6 tahun.
    3. Sehat jasmani dan rohani.
    4. Diperkenankan memakai pakaian adat.
    5. Tetap menerapkan protokol kesehatan di tempat masing-masing.
    6. Tidak berada di keramaian.

    Setelah masuk ke laman https://pandang.istanapresiden.go.id akan muncul rangkaian acara yang akan dilakukan pada pagi dan sore hari. Di bawah tabel tersebut terdapat link  “Daftar video conference”. Klik link tersebut atau klik disini

    Setelah masuk pada laman pendaftaran, bagi yang ingin berpartisipasi diminta untuk mengisi berupa pilihan negara domisili untuk yang berada di luar negeri.

    Untuk yang berada di Indonesia, diharuskan mengisi “Provinsi” dan “Kota/Kab” lalu mengisi nama lengkap, jenis kelamin, nomor Whatsapp, Email, profesi dan nomor identitas (bisa berupa KTP, SIM,Kartu Pelajar, atau lainnya. 

    Bagi yang berada di luar negeri setelah mengisikan negara domisili langsung dapat mengisi data diri.

    Yang harus diunggah dalam pendaftaran partisipasi upcara online HUT RI ke-76 adalah kartu identitas dan selfie atau swafoto dengan memegang identitas diri.

    Setelah itu dapat memilih untuk berpartisipasi pada “Upacara peringatan detik-detik Proklamasi” yang diselenggarakan pagi hari pukul 08.00 wib atau “Upacara penurunan bendera” yang diselenggarakan sore hari pukul 14.30 wib.

    Setelah mengisi formulir pendaftaran secara online, peserta harus melakukan konfirmasi pendaftaran melalui link yang dikirim melalui e-mail yang telah didaftarkan. Kemudian, akan muncul notifikasi pada e-mail. Peserta sebaiknya secara berkala memeriksa e-mail untuk mendapatkan link video conference.

    Sebelumnya, peserta juga akan melakukan verifikasi data yang dikirim melalui Whatsapp dan email, untuk setelahnya mendapat link video conference. Setiap pendaftar hanya mendapat satu tautan dan satu sertifikat elektronik dari Istana Kepresidenan.

    Sayangya, saat artikel ini ditulis kuota untuk Upacara online Peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2021 sebanyak 17.845 partisipan sudah penuh. Namun masih terdapat slot untuk Upacara Penurunan Bendera. Jumlah undangan yang disediakan Sekretariat Kabinet sebanyak 35.690 undangan

    TATA FERLIANA

    Baca juga: Istana Ajak Warga Hentikan Kegiatan dan Ambil Sikap Sempurna pada 17 Agustus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.