Cegah Klaster Keluarga, Kapolri Ajak Pasien Covid-19 di Medan Isoman Terpusat

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kedua kiri) dan  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran (kanan) saat tiba di lokasi peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Jakarta, Selasa 13 April 2021. Kapolri meluncurkan aplikasi Sinar untuk perpanjang SIM secara daring agar masyarakat dapat melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM A dan SIM C dari mana saja secara online dengan mengunduh platform digital Korlantas di Android maupun Apple. ANTARA FOTO/ Reno Esnir

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kedua kiri) dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran (kanan) saat tiba di lokasi peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Jakarta, Selasa 13 April 2021. Kapolri meluncurkan aplikasi Sinar untuk perpanjang SIM secara daring agar masyarakat dapat melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM A dan SIM C dari mana saja secara online dengan mengunduh platform digital Korlantas di Android maupun Apple. ANTARA FOTO/ Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI atau Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada seluruh masyarakat Medan, Sumatera Utara, untuk menjalani perawatan di lokasi isolasi mandiri terpusat atau isoter ketika positif Covid-19.

    Menurut Sigit, tinggal sementara di isoter jauh lebih aman bagi pasien. "Mengimbau dan mengajak masyarakat yang Isoman untuk melakukan isolasi di isoter yang telah disediakan. Di lokasi isoter pasien langsung dalam pengawasan tenaga kesehatan," ucap Sigit melalui keterangan tertulis pada Ahad, 15 Agustus 2021.

    Sigit mengatakan dengan menjalani isolasi di isoter, pasien Covid-19 akan dapat melindungi keluarga dan kerabat dari paparan Covid-19. Selain itu, isoter juga dilengkapi dengan segala fasilitas yang membuat masyarakat merasa nyaman dan tenang. Sehingga, pemulihan bakal cepat terjadi.

    Oleh sebab itu, Sigit mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Medan, untuk menambah jumlah lokasi isolasi mandiri terpusat dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada. Serta, mensosialisasikannya kepada masyarakat.

    "Menambah tempat tidur di isolasi terpadu dengan memanfaatkan Balai Diklat, GOR dan gedung sekolah. Mengimbau dan mengajak masyarakat yang Isoman untuk melakukan isolasi di isoter yang telah disediakan," ujar Kapolri Listyo Sigit.

    Baca juga: Tenda Darurat Mulai Dibongkar, Covid-19 Yogya Malah Membumbung Lagi

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.