Wali Kota Bobby Nasution Ancam Rumah Sakit Lakukan Pungli Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Medan Bobby Nasution menempelkan stiker penyegelan di pintu masuk Mal Center Point, Medan, Jumat, 9 Juli  2021. ANTARA

    Wali Kota Medan Bobby Nasution menempelkan stiker penyegelan di pintu masuk Mal Center Point, Medan, Jumat, 9 Juli 2021. ANTARA

    TEMPO.CO, Medan - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengancam bakal menutup operasional rumah sakit yang terbukti melakukan pungutan liar (pungli) terhadap pasien COVID-19. Peringatan tersebut diberikan bagi seluruh rumah sakit agar tidak mengambil kesempatan dari masyarakat yang menjalani perawatan COVID-19.

    "Apabila ada rumah sakit yang minta-minta uang, kita lakukan teguran. Bila seperti itu lagi, kita tutup saja karena menyulitkan masyarakat," ujar Bobby Nasution di Medan, Jumat 13 Agustus 2021.

    Ia menyebut seluruh biaya pasien COVID-19 dengan gejala berat telah ditanggung oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Adapun bagi pasien yang tidak ditanggung seperti orang tanpa gejala (OTG), Pemkot Medan menyediakan tempat isolasi gratis.

    Satgas Penanganan COVID-19 Kota Medan mencatat, hari ini terkonfirmasi 35.560 orang atau bertambah 473 orang dari kemarin terdiri 24.493 sembuh, 10.339 dirawat dan 728 meninggal

    "Biaya penanganan sepenuhnya telah ditanggung pemerintah. Jika ada rumah sakit yang meminta biaya penanganan COVID-19, saya minta tidak membayarnya," ujar Bobby.

    Baca: Kemenkes Sebut Ada 3 Kelompok yang Bisa Disuntik Vaksin Moderna


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.