Kemenkes Sebut Ada 3 Kelompok yang Bisa Disuntik Vaksin Moderna

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vaksinator menunjukkan vaksin Moderna yang nantinya akan diberikan sebagai vaksin dosis ketiga atau booster di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Matraman, Jakarta, Jumat, 6 Agustus 2021. Pemberian vaksin dosis ketiga atau booster kepada tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, hingga saat ini masih terus dilaksanakan. Pemberian vaksin dosis ketiga atau booster  ditargetkan rampung pada pekan kedua Agustus 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Vaksinator menunjukkan vaksin Moderna yang nantinya akan diberikan sebagai vaksin dosis ketiga atau booster di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Matraman, Jakarta, Jumat, 6 Agustus 2021. Pemberian vaksin dosis ketiga atau booster kepada tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, hingga saat ini masih terus dilaksanakan. Pemberian vaksin dosis ketiga atau booster ditargetkan rampung pada pekan kedua Agustus 2021. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Kesehatan menegaskan vaksin Moderna diprioritaskan untuk vaksinasi Covid-19 ketiga bagi tenaga kesehatan dan masyarakat yang belum disuntik.

    Juru bicara vaksinasi Covid-19 untuk Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pemerintah daerah harus memastikan Moderna tidak salah sasaran. Selain untuk tenaga kesehatan, Siti mengatakan vaksin merek ini bisa untuk ibu jamil dan masyarakat yang punya komorbid. "Yang belum pernah mendapatkan vaksinasi sama sekali,” kata Siti, lewat keterangan tertulis pada Jumat, 13 Agustus 2021.

    Hari ini, Pemerintah menerima hibah vaksin Moderna dari Covax Facility sebanyak 8 juta dosis. Vaksin Covid-19 ini sudah mulai diberikan kepada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang kesehatan sebagai vaksin dosis ketiga.

    Peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 yang tinggi mendorong Pemerintah untuk secara khusus memberikan perlindungan tambahan kepada nakes yang sehari-hari dihadapkan dengan risiko tinggi penularan Covid-19.

    Pemberian vaksinasi dosis ketiga bagi nakes ini juga telah mendapatkan rekomendasi dari Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional atau ITAGI. Rekomendasi ini berdasarkan hasil kajian mereka.

    Nadia mengatakan khusus masyarakat yang belum pernah menerima vaksinasi Covid-19, Moderna diberikan sebanyak 2 (dua) dosis dengan interval 4 minggu. Sehingga vaksin yang dialokasikan pada minggu ke 2 Agustus 2021 ini untuk memenuhi kebutuhan 2 (dua) dosis sekaligus. Sementara itu, vaksinasi bagi ibu hamil yang dimulai per 2 Agustus 2021 itu direkomendasikan untuk ibu hamil dengan prioritas pada daerah risiko tinggi.

    Baca juga: 15 Juta Vaksin Moderna Sumbangan Amerika Kembali Tiba


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.