HUT Riau ke-64, Pekanbaru Gelar Vaksinasi Massal untuk Disabilitas

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Riau Syamsuar dan Kepala Dinkes Riau Mimi Yuliani Nazir (baju kuning) berfoto bersama dengan penyandang disabilitas dalam program vaksinasi Covid-19 untuk disabilitas di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Ahad, 8 Agustus 2021. Foto: TEMPO/Tika Ayu

    Gubernur Riau Syamsuar dan Kepala Dinkes Riau Mimi Yuliani Nazir (baju kuning) berfoto bersama dengan penyandang disabilitas dalam program vaksinasi Covid-19 untuk disabilitas di SMA Negeri 8 Pekanbaru, Ahad, 8 Agustus 2021. Foto: TEMPO/Tika Ayu

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Pekanbaru mengelar vaksinasi massal untuk pelajar dan penyandang disabilitas pada Ahad, 8 Agustus 2021 dalam rangka merayakan hari jadi Riau yang ke-66. Bertempat di SMAN 8 Pekanbaru, acara ini diikuti oleh seribu peserta.

    Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan kelompok disabilitas dan anak usia 12 tahun ke atas menjadi target vaksinasi karena mereka tergolong rentan tertular Covid-19. Selain itu, Menteri Kesehatan telah memerintahkan agar mempercepat vaksinasi bagi masyarakat lanjut usia, penyandang disabilitas, pendidik, dan tenaga kependidikan.

    "Jadi ini memang sudah persiapkannya dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di seluruh kabupaten kota dalam rangka percepatan sasaran capen vaksinasi" katanya Senin, 9 Agustus 2021.

    Mimi berharap agar seluruh penyandang disabilitas di Riau dapat ikut vaksinasi. "Tidak ada batasan-batasan, disabilitas yang secara klinis boleh divaksinasi, itu kami lakukan,” ucap dia.

    Ia menjelaskan vaksinasi ini akan berlanjut hingga akhir tahun hingga 70 persen masyarakat Indonesia telah menerima inokulasi demi tercapainya kekebalan kelompok (herd immunity).

    Mimi mengimbau orang tua di Pekanbary yang memiliki anak penyandang disabilitas agar tidak ragu mengajaknya mengikuti program vaksinasi demi melindunginya dari virus corona. "Mungkin masih ada informasi yang negatif yang diterima orang tua jadi banyak orang tua yang menunda vaksinasi. Tapi bagaimanapun juga kami tetap optimistis  kalau ini dapat dilakukan,” ucap dia.

    TIKA AYU

    Baca juga:

    Vaksin Langka, Pekanbaru Prioritaskan Pemberian Dosis Kedua


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.