Serupa Tapi Tak Sama, Simak Perbedaan antara Paskibra dan Paskibraka

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Paskibraka Nasional 2020 telah ditugaskan untuk mengibarkan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Anggota Paskibraka Nasional 2020 telah ditugaskan untuk mengibarkan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta – Sebentar lagi, Republik Indonesia akan memperingati HUT ke-76 RI. Salah satu yang ditunggu-tunggu adalah momen pengibaran bendera merah putih saat upacara kemerdekaan RI yang dilakukan oleh Paskibra dan Paskibraka.

    Meskipun sama-sama bertugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih, ternyata keduanya memiliki perbedaan. Lantas, apa perbedaan antara Paskibra dan Paskibraka?

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut perbedaan antara Paskibra dan Paskibraka.

    Akronim Nama

    Dari penamaan, keduanya sudah terlihat berbeda. Paskibra merupakan singkatan dari Pasukan Pengibar Bendera. Sementara itu, Paskibraka merupakan kependekkan dari Pasukan Pengibaran Bendera Pusaka.

    Tempat Penugasan

    Dikutip dari laman repository-uin.suska.ac.id, petugas Paskibra diambil dari ekstrakurikuler di sekolah sehingga Paskibra melakukan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Pusaka di tingkat sekolah. Sementara itu, untuk Paskibraka melakukan tugas pengibaran dan penurunan duplikat Bendera Merah Putih di tingkat Kota/Kabupaten (Kantor Bupati/ Walikota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional (Istana Negara).  

    Seleksi Masuk

    Dilansir dari Jurnal Kajian Moral dan Kewarganegaraan edisi 2013, seleksi masuk untuk anggota Paskibra tergantung pada kebijakan masing-masing sekolah. Meskipun sebagian tes hanya berupa tes fisik, tetapi tidak menutup kemungkinan terdapat tes tertulis sebagai prasyarat menjadi anggota Paskibra.

    Dilansir dari berbagai sumber, karena tingkatan penugasannya lebih tinggi, seleksi masuk Paskibraka pun terbilang lebih ketat dan panjang. Seleksi masuk Paskibraka dimulai dari tingkat kota/kabupaten, provinsi, hingga nasional.

    Untuk Paskibraka yang bertugas untuk Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus, seleksi sudah dilakukan sejak Maret-April untuk seleksi tingkat kota. Kemudian dilanjutkan seleksi masuk tingkat provinsi pada Mei sampai menyisakan dua pasang putra dan putri untuk bersaing di tingkat nasional. Di seleksi terakhir, akan dipilih satu pasang putra dan putri Paskibraka yang akan menjadi utusan  provinsi di level nasional

    NAOMY A. NUGRAHENI

    Baca juga: Mulai Tahun Ini Anggota Paskibraka akan Jadi Duta Pancasila


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.