Magelang Diguyur Hujan Abu dari Awan Panas Guguran Gunung Merapi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Erupsi Gunung Merapi terlihat dari wilayah Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Ahad, 21 Juni 2020. Erupsi mengakibatkan hujan abu vulkanik yang terasa di delapan kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    Erupsi Gunung Merapi terlihat dari wilayah Sawit, Boyolali, Jawa Tengah, Ahad, 21 Juni 2020. Erupsi mengakibatkan hujan abu vulkanik yang terasa di delapan kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

    TEMPO.CO, Magelang - Sejumlah wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah diselimuti hujan abu setelah terjadi awan panas guguran Gunung Merapi pada Kamis dini hari 12 Agustus 2021. Awan panas guguran Gunung Merapi pada 12 Agustus 2021 pukul 01.53 WIB tercatat di seismogram dengan amplitudo 57 mm dan durasi 232 detik. Jarak luncur 3.000 meter ke arah barat daya.

    Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang Edi Wasono mengatakan hujan abu tipis terjadi di lima kecamatan, yakni Dukun, Srumbung, Salam, Muntilan, dan Mungkid. Sedikitnya ada tujuh desa/kelurahan yang terdampak hujan abu tersebut, yakni Kecamatan Dukun di Desa Krinjing, Kecamatan Srumbung di Desa Srumbung dan Desa Pucanganom, Kecamatan Salam di Desa Gulon.

    Kemudian di Kecamatan Muntilan di Desa Gunungpring dan Kecamatan Mungkid di Desa Sawitan dan Kelurahan Mendut. "Dengan terjadinya hujan abu tipis tersebut, aktivitas masyarakat masih terpantau aman dan tidak terganggu," katanya Kamis 12 Agustus 2021.

    Seperti diinformasikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) jarak luncur awan panas guguran Gunung Merapi masih berada dalam rekomendasi daerah potensi bahaya yang sudah ditetapkan, yaitu sejauh tiga kilometer dari puncak di alur Kali Woro, dan lima kilometer dari puncak untuk alur Kali Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

    Tingkat aktivitas vulkanik Gunung Merapi saat ini masih tinggi. Erupsi ekslosif masih berpeluang terjadi dengan ancaman bahaya berupa lontaran material vulkanik dalam radius tiga kilometer dari puncak Merapi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.