Menpora Amali Pimpin Rakor Rencana Kompetisi Sepakbola

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait rencana kompetisi Liga 1 dan Liga 2 secara virtual, Jumat (6/8) siang.(foto:egan/kemenpora.go.id)

    Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait rencana kompetisi Liga 1 dan Liga 2 secara virtual, Jumat (6/8) siang.(foto:egan/kemenpora.go.id)

    INFO NASIONAL-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terkait rencana kompetisi Liga 1 dan Liga 2 secara virtual, Jumat 6 Agustus.

    Hadir dalam rapat ini, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, Waketum PSSI, Iwan Budianto dan Sekjen PSSI Yunus Nusi. Hadir pula Kepala Biro Pembinaan dan Operasional Staf Operasi (Karobinops Sops) Polri, Brigjen Pol Roma Hutajulu dan Plt. Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso Suryotomo.

    Sementara itu, sejumlah pejabat Kemenpora juga turut hadir seperti Sesmenpora Gatot S Dewa Broto, Staf Khusus Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Mahfudin Nigara, dan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti.

    Saat membuka rapat, Menpora Amali mengungkapkan rapat ini dengan agenda mendengarkan paparan dari PSSI dan PT LIB selaku penyelenggara kompetisi terkait sistem penyelenggaraan mengingat masih dalam situasi pandemi. 

    “Materi yang akan kita bahas pada siang hari ini adalah berkaitan dengan pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2, kompetisi tahunan yang biasa dan sudah tertunda. Bahkan tadinya dari tahun 2020 tapi karena situasi pandemi kita tunda,” katanya.

    Menurut Menpora Amali, ada tuntutan yang sangat luar biasa yang datang dari pemain, pelatih dan klub. Bahkan, publik meminta supaya Liga 1 dan Liga 2 segera digulirkan.

    “Memang agak sulit buat kita sekarang ini untuk menahan, karena memang gelaran-gelaran di tempat lain itu dilakukan. Publik ini nggak mau tahu, sehingga muncullah seolah-olah kita tidak mau, memang tidak ada niat, tidak ada keinginan (menggelar Liga) dan lain sebagainya,” ujarya.

    Menpora Amali menuturkan, sudah memberikan penjelasan pemerintah tengah menangani pandemi Covid-19 dan pemberlakukan PPKM karena kasus penularan Covid-19 yang terus bertambah. Dia mengingatkan penyelenggara jika ingin menggulirkan kembali Liga 1 dan Liga 2, mereka dituntut untuk kreatif dan mampu mengelola situasi saat ini.

    “Memang sepakbola ini adalah satu kegiatan yang melibatkan banyak orang. Dan tentu kalau kita mengerjakannya atau menyelenggarakannya dengan standar pada saat normal, pasti itu akan menjadi kekhawatiran,” kataya.

    Menpora menilai pengalaman saat menyelenggarakan turnamen pramusim Piala Menpora 2021 lalu menjadi modal. Karena saat itu dilakukan dengan komitmen bersama semua pihak untuk menerapkan protokol kesehatan secara serius dan disiplin.

    “Karena sekarang situasi dalam keadaan extra-ordinary, bukan situasi biasa-biasa saja. Cara-cara itu dengan bermodalkan kemampuan kita mengelola satu kegiatan turnamen pramusim yang sukses saya kira ini modal dan bisa kita jadikan sebagai landasan awal kita untuk melaksanakan ini,” ujarnya

    Disamping itu, Olimpiade Tokyo 2020 juga bisa dijadikan contoh untuk penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2. Padahal ajang olahraga terbesar di dunia itu diikuti ribuan peserta dari berbagai negara. Dengan menerapkan sistem bubble, kegiatan tersebut dinilai sukses. Selain ityu, peserta kompetisi liga jumlahnya jauh dibawah olimpiade tersebut. “Ini menjadi bahan buat kita semua, karena hadir BNPB, Polri itu menjadi kajian dan menjadi bahan untuk kita merumuskan apa yang harus kita lakukan,” katanya.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...