Serba-serbi Rumah Oksigen Gotong Royong: Syarat, Fasilitas, dan Cara Memesan

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas beraktivitas saat persiapan di Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung, Jakarta, Senin, 26 Juli 2021. Fasilitas ini diinisiasi oleh GoTo bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, PT Aneka Gas Industri (Samator Grup), dengan dukungan dari PT Master Steel, Tripatra Engineering, serta Halodoc. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas beraktivitas saat persiapan di Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung, Jakarta, Senin, 26 Juli 2021. Fasilitas ini diinisiasi oleh GoTo bersama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, PT Aneka Gas Industri (Samator Grup), dengan dukungan dari PT Master Steel, Tripatra Engineering, serta Halodoc. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Oksigen Gotong Royong resmi beroperasi pada 2 Agustus 2021 lalu. Tempat yang mampu menampung 500 orang ini terletak di di Pulo Gadung, Jakarta Timur, berada dekat pabrik suplai oksigen Samator Group.

    Pemilihan tempat tersebut bertujuan untuk pasien Covid-19 yang diisolasi di sana dapat dengan mudah mengakses oksigen. Selain oksigen, pasien positif juga akan mendapat obat perawatan Covid-19. Fasilitas kesehatan itu merupakan tempat isolasi bagi pasien bergejala ringan.

    Pendirian Rumah Oksigen itu merupakan kontribusi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan pihak swasta antara lain GoTo (perusahaan merger Gojek dan Tokopedia),  Indonesia, PT Aneka Gas Industri (Samator Grup), PT Master Steel, Tripatra Engineering, dan Halodoc.

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya berharap pusat isolasi seperti Rumah Oksigen ini bisa mencegah pasien dengan gejala ringan yang mengalami penurunan saturasi oksigen mengalami pemburukan menjadi gejala sedang atau berat. "Selain itu, kita juga dapat memberikan tempat yang lebih layak dan aman sehingga dapat mencegah adanya kluster keluarga,” kata Luhut 18 Juli 2021 lalu.

    Adapun fasilitas yang dimiliki Rumah Oksigen Gotong Royong yaitu, empat ruangan berukuran 20x50 meter dengan total suplai 500 tempat tidur non-high flow nasal cannula atau HFNC, tiap satu instalasi medis memiliki pipa, alat kesehatan, ranjang pasien, listrik, AC, dan toilet. Lebih lanjut, Pasien yang ditempatkan di Rumah Oksigen akan mendapatkan obat dan oksigen sesuai dengan kebutuhan gejala ringan dan sedang.

    Ketua Satgas Kadin Perang Melawan Pendemi, Joseph Pangalila mengatakan ada beberapa persyaratan bagi pasien Covid-19 untuk dapat mengakses Rumah Oksigen antara lain; Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Kartu Indonesia Anak (KIA) bagi pasien yang berusia di bawah 18 tahun, membawa hasil Swab Test PCR/Antigen Positive Covid-19, dan pasien Covid-19 dengan saturasi oksigen di atas 90 persen.

    Adapun persyaratan lainnya yaitu, tidak memiliki komorbid atau memiliki komorbid terkontrol (komorbid seperti diabetes atau kencing manis, darah tinggi/hipertensi, penyakit ginjal kronis, dll), Pasien diimbau untuk membawa pakaian dan perlengkapan pribadi. Rumah Oksigen Gotong Royong tidak menyediakan pakaian, fasilitas binatu atau laundry, dan tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas mencuci pakaian, dan tidak diperbolehkan merokok dan membawa pemantik api

    Sedangkan keuntungan dari Rumah Oksigen Gotong Royong ini yaitu, berada di dekat pabrik suplai oksigen Samator Group. Sehingga, ketersediaan oksigen setiap saat bagi pasien Covid-19 bergejala sedang. Lalu, tantangan logistik bisa dikurangi karena lokasi fasilitas berdekatan dengan akses oksigen. Untuk cara pemesanan, warga nantinya bisa mengetahui ketersediaan tempat dan memesan tempat melalui aplikasi Halodoc.

    GERIN RIO PRANATA 

    Baca: Rumah Oksigen Gotong Royong Berkat Kontribusi 6 Perusahaan dan Lembaga ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.