Jokowi: Kita Patut Bersyukur, Angka Menunjukkan Pandemi di Jawa-Bali Menurun

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan sejumlah pelaku usaha saat penyerahan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 30 Juli 2021. Presiden Joko Widodo menyerahkan BPUM sebesar  Rp15,3 triliun kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia yang belum pernah menerima sebelumnya. ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres-Lukas/Handout

    Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan sejumlah pelaku usaha saat penyerahan Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Jumat 30 Juli 2021. Presiden Joko Widodo menyerahkan BPUM sebesar Rp15,3 triliun kepada 12,8 juta pelaku usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia yang belum pernah menerima sebelumnya. ANTARA FOTO/Biro Pers Setpres-Lukas/Handout

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan sejumlah indikator dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia sudah mulai menunjukkan penurunan. Ia mengatakan hal ini patut disyukuri.

    "Kita patut bersyukur pada hari ini angka-angka menunjukkan bahwa pandemi di Jawa Bali mulai sedikit menurun. Utamanya di Jakarta saya melihat selalu angka-angka BOR, tiap pagi, tiap malam," kata Presiden saat meresmikan rumah sakit modular Pertamina, di Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat, 6 Agustus 2021.

    Ia mencontohkan salah satunya di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Presiden mengatakan 6 hingga 8 minggu lalu, tingkat keterisian alias bed occupancy ratio (BOR) di sana mencapai sekitar 90 Persen. Namun tadi pagi, Jokowi mengatakan informasi yang ia dapat menyebut BOR di sana sudah turun drastis hingga di angka 25 persen.

    Meski indikator penanganan Covid-19 membaik, Presiden mengatakan Indonesia tak boleh lengah "Kita harus tetap waspada, hati-hati, terus bersiap siap," katanya.

    Ia pun berterima kasih pada Pertamina yang menyiapkan rumah sakit modular di Jakarta Barat tersebut. Jokowi mengatakan rumah sakit itu memiliki kapasitas 305 tempat tidur, baik itu ICU dan CCU. "Lebih bagus lagi ada juga ICU untuk anak-anak, bayi, dan ibu-ibu. Sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak," kata Jokowi.

    Baca juga: Jokowi Sebut Ada Kemungkinan Dunia Hadapi Varian Covid Lebih Menular



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.