Warga Medan Telat Disuntik Vaksin Dosis Kedua, Bobby Nasution: Jangan Panik

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (tengah berdiri) bersama pemukul Gordang Sambilan usai peluncuran Kesawan City Walk di Medan, Ahad (28/3/2021). ANTARA/Said

    Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution (tengah berdiri) bersama pemukul Gordang Sambilan usai peluncuran Kesawan City Walk di Medan, Ahad (28/3/2021). ANTARA/Said

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta masyarakat yang belum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis kedua untuk tetap tenang dan tidak panik.

    "Warga yang harusnya menerima dosis kedua harap bersabar dan jangan panik. Stok vaksin segera dikirim ke Medan," katanya, di Medan, Rabu, 4 Agustus 2021.

    Dia menjelaskan bahwa keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua untuk warga Kota Medan karena ketersediaan stok vaksin yang menipis selama beberapa pekan terakhir ini.

    Ia memastikan keterlambatan penyuntikan vaksin dosis kedua masih akan tetap aman dan tidak mengurangi efektivitas vaksin pertama sehingga tetap membentuk antibodi yang optimal melawan Covid-19.

    "Saya dengar-dengar ada informasi kalau dosis kedua telat itu akan diulang lagi vaksinasinya dari awal. Saya sampaikan itu tidak gagal, tidak kenapa-kenapa," ujarnya.

    Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kota Medan telah menyampaikan permintaan vaksin kepada Kementerian Kesehatan.

    Untuk itu, Wali Kota meminta masyarakat dapat memahami dan mengerti dengan keterlambatan kedatangan vaksin untuk Kota Medan.

    "Ini terus kita mintakan kepada Kementerian Kesehatan. Menkes bilang kalau dalam minggu pertama atau kedua ini pengiriman vaksin akan kembali lancar," ujar Bobby Nasution.

    Baca juga: Bobby Nasution Bilang Camat Medan Maimun Mengundurkan Diri karena Dugaan Pungli


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.