Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Buruh, Kapolri: Berharap Pertumbuhan Ekonomi Baik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan saat apel pengawalan dan pelepasan tim vaksinator di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis, 11 Februari 2021. Kapolri memerintahkan seluruh jajarannya untuk mengawal dan mengamankan program vaksinasi COVID-19. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar vaksinasi Covid-19 untuk para pekerja atau buruh selama sepekan sejak 28 Juli hingga 4 Agustus 2021. Sigit mengatakan program vaksinasi ini guna memperkuat proteksi para pekerja dan buruh agar tak terpapar virus Covid-19.

    "Saat ini rekan-rekan buruh khususnya yang tergabung dalam perusahaan ekspor diberi kesempatan melakukan produksinya dengan mengikuti prokes. Salah satu upaya agar maksimal dengan melaksanakan program vaksinasi dan diharapkan rekan-rekan memiliki tingkat kekebalan yang lebih tinggi terharap serangan Covid," kata Sigit melalui keterangan tertulis pada Jumat, 30 Juli 2021.

    Kapolri Sigit berharap usai mendapatkan vaksin Covid-19 para pekerja dapat bekerja secara maksimal, sehingga pertumbuhan ekonomi semakin membaik. "Program ini kami sesuaikan tidak hanya di sini tapi di daerah juga untuk sama-sama melaksanakan akselerasi vaksinasi rekan buruh dan kami harapkan rekan buruh bisa bekerja optimal dan pertumbuhan ekonomi semakin baik," ujar Sigit. 

    Meskipun sudah divaksin, Sigit tetap meminta para pekerja atau buruh mematuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

    Sebagai informasi, total vaksin Covid-19 yang dipersiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 19.500 dosis jenis vaksin Sinovac yang berasal dari Biddokes Polda Metro Jaya 5.000 dosis, Mabes Polri 5.000 dosis, Pemda Kabupaten Tanggerang 9.500 dosis.

    Jumlah vaksinator dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 yang terlibat mencapai 57 orang. Mereka terdiri dari Polri sebanyak 25 vaksinator dan relawan sebanyak 32 vaksinator. Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial (bansos) sebanyak 2.500 paket kepada pekerja atau buruh serta masyarakat umum.

    Baca juga: Lapor Covid-19 Sebut Ketimpangan Vaksinasi Covid-19 karena Perencanaan Serabutan

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.