Imbauannya Direspon Positif Mahasiswa, Ganjar Berterima Kasih

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

    Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo

    NASIONAL – Mahasiswa Jawa Tengah bergerak dan turun ke lapangan membantu penanganan Covid-19 di masyarakat. Aksi mahasiswa ini merespon imbauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang mengajak seluruh mahasiswa, khususnya di Jawa Tengah, bergerak membantu pemerintah dalam penanganan pandemi. 

    Ajakan itu langsung direspon dengan datangnya enam organisasi mahasiswa Kelompok Cipayung Jateng ke rumah dinas Ganjar, Rabu (28/7). Mereka menyatakan sikap siap untuk membantu.

    Tak hanya itu, sejumlah mahasiswa Universitas PGRI Semarang (Upgris) merespon ajakan Ganjar dengan turun ke Pasar Peterongan, Semarang, Jumat (30/7). Mereka membagikan masker, cairan pembersih tangan (hand sanitizer), sembako dan selebaran berisi anjuran mematuhi prokes ke lapak-lapak para pedagang.

    “Pak Ganjar atau pak Gubernur Jateng, memberikan arahan ke mahasiwa perlu turun ke jalan dalam membantu penanganan Covid-19 yang ada di Indonesia,” kata Presiden Mahasiswa Upgris, Muhammad Rizqi Arfanda.

    Respon positif mahasiswa ini diapresiasi Ganjar. Ia berharap gerakan itu terus digulirkan dan berkembang di seluruh sektor dan wilayah.

    “Terima kasih. Ternyata kawan-kawan mahasiswa lebih produktif. Mahasiswa Upgris itu kalau tidak salah mereka buat hand sanitizer sendiri dan langsung dibagikan di pasar. Pagi tadi saya sudah dapat laporan itu, dan saya apresiasi," kata Ganjar, Jumat (30/7/2021).

    Ganjar tak menduga, ide-ide brilian mahasiwa Jateng bisa langsung dieksekusi. Setelah pertemuan dengannya di rumah dinas, mahasiswa Jateng langsung bergerak di lapangan.

    "Saya sangat apresiasi. Saya masih menunggu kawan-kawan yang akan melakukan gerakan lain, misalnya pendataan UMKM, membangun call center untuk telemedicine, teleconsulting dan lainnya. Termasuk ada yang ingin mendorong donor plasma. Kalau itu dilakukan seluruh, pasti sangat bagus," kata Ganjar.

    Menurutnya, gerakan-gerakan mahasiswa semacam inilah yang dinanti masyarakat. Ia berharap gerakan ini terus berkembang di daerah lain di Jawa Tengah dan seluruh Indonesia.

    "Kalau nanti bisa sektor dan wilayah bergerak bareng-bareng, maka aktivitas kawan-kawan mahasiswa ini pasti manfaat dan pasti ditunggu. Saya apresiasi. Top itu," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.