Pupuk Indonesia Sumbang Sapi Kurban

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Pupuk Indonesia (Persero) menyumbangkan lima ekor sapi kurban pada hari raya Idul Adha 1442 H di Jakarta, Selasa (20/7)

    PT Pupuk Indonesia (Persero) menyumbangkan lima ekor sapi kurban pada hari raya Idul Adha 1442 H di Jakarta, Selasa (20/7)

    INFO NASIONAL – Sebagai bentuk kepedulian bagi sesama, PT Pupuk Indonesia (Persero) menyumbangkan lima ekor sapi kurban pada hari raya Idul Adha 1442 H di Jakarta, Selasa 20 Juli. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan salah satu anak perusahaan Pupuk Indonesia, yakni Pupuk Sriwidjaja Palembang.

    Pupuk Indonesia menyalurkan sapi kurban ke masyarakat sekitar kantor pusat Pupuk Indonesia di Jakarta Barat, serta petugas pemakaman khusus Covid-19 di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rorotan di Jakarta Utara.

    “Untuk masyarakat sekitar kantor pusat, kami menyalurkan tiga ekor sapi kurban. Sementara bagi petugas pemakaman di TPU Rorotan, kami berikan dua ekor sapi kurban yang telah diserahkan senin malam,” ujar SVP Corporate Service & PKBL Pupuk Indonesia, Yana Nurahmad Haerudin.

    Lebih lanjut Yana menyebutkan bahwa kurban ini adalah sebagai bentuk ungkapan syukur manajemen atas kinerja perusahaan yang cukup baik selama ini. Diharapkan daging hewan kurban yang dibagikan dapat bermanfaat bagi masyarakat, terutama yang terdampak akibat pandemi Covid-19 “Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban mereka, dan semoga kita semua mendapat ridho dan berkah Allah SWT pada Hari Idul Adha ini,” kata Yana. 

    Selama tahun 2020, Pupuk Indonesia senantiasa aktif menjalankan tanggung jawab sosialnya dengan membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Adapun kegiatan sosial lainnya antara lain sumbangan oksigen dari beberapa anak perusahaan selama Juli 2021, bantuan bagi petugas pemakaman TPU Pondok Ranggon pada Februari 2021, dan pemberian bantuan sembako bagi masyarakat Kemanggisan pada Mei dan Juli 2020.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.