Begini Cara Melaporkan Anggota TNI yang Bermasalah

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit TNI melakukan patroli antisipasi unjuk rasa di Jalan Majapahit, Jakarta, Sabtu, 24 Juli 2021. Unjuk rasa menolak PPKM Level 4 belum mengantongi izin dari kepolisian. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Prajurit TNI melakukan patroli antisipasi unjuk rasa di Jalan Majapahit, Jakarta, Sabtu, 24 Juli 2021. Unjuk rasa menolak PPKM Level 4 belum mengantongi izin dari kepolisian. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan video aksi dua anggota TNI AU menginjak kepala seorang disabilitas di Papua. Aksi ini menuai kecaman dari banyak pihak, termasuk kelompok penyandang disabilitas.

    Bukan kali ini prajurit TNI terlibat masalah. Masyarakat sipil diperbolehkan melapor jika melihat ada anggota TNI aktif yang diduga melanggar hukum. Hal ini kerap disampaikan oleh siapapun yang menjabat sebagai Panglima TNI.

    Untuk melaporkan anggota TNI yang bermasalah, masyarakat hanya perlu mendatangi kantor Polisi Militer terdekat sesuai asal matra anggota yang melanggar.

    Jika ingin melaporkan anggota TNI AD misalnya, maka datanglah ke Satuan Polisi Militer Angkatan Darat. Pelapor akan diberikan bantuan dan pelayanan informasi.

    “Setiap pelaporan yang diterima Satuan Polisi Militer Angkatan Darat tidak dipungut biaya apapun,” tulis penjelasan tentang pelaporan seperti dikutip dari laman resmi Pusat Polisi Militer TNI AD, Kamis, 29 Juli 2021.

    Merespon kasus-kasus yang sering terjadi tersebut, masyarakat diharapkan agar aktif melaporkan kepada polisi militer bila menemukan anggota TNI yang melanggar hukum. Pasalnya sebagai abdi negara, TNI adalah milik masyarakat yang sudah seharusnya melindungi warga.

    Teguh Arif Romadhon

    Baca juga:

    Diperingati Setiap 29 Juli, Ini Sejarah Hari Bhakti TNI AU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.