PDIP Tambah Armada Ambulans dan Mobil Jenazah untuk Bantu Tangani Pandemi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kader bersepeda dalam kegiatan

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kader bersepeda dalam kegiatan "Gowes Bareng PDI Perjuangan" di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Ahad, 28 Februari 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meluncurkan sejumlah kendaraan serbaguna berupa ambulans, mobil jenazah, hingga kendaraan pengangkut roda tiga. Ada satu unit ambulans jenis Hiace, satu unit mobil jenazah berjenis serupa, tujuh unit ambulans Granmax, dua unit mobil jenazah Granmax, dan satu unit ambulans sepeda motor roda tiga.

    "Mobil ambulans dan mobil jenazah menjadi bagian gerak kemanusiaan kita, kita tambah kekuatannya sehingga gerak PDI Perjuangan semakin bermakna dan menyentuh rakyat," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Selasa, 27 Juli 2021.

    Peluncuran ini dihadiri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri secara virtual. Sejumlah petinggi PDIP bergabung dalam acara daring itu, di antaranya Olly Dondokambey, Rudianto Tjen, Puan Maharani, Utut Adianto, Komarudin Watubun, Prananda Prabowo, Ahmad Basarah.

    Kemudian Mindo Sianipar, Wiryanti Sukamdani, Nusyirwan Sudjono, Made Urip, Bambang Wuryanto, Rokhmin Dahuri, Sri Rahayu, Said Abdullah, dan Ribka Tjiptaning. Di kantor partai, hadir secara fisik Eriko Sotarduga, Sadarestuwati, dan Djarot Saiful Hidayat.

    Hasto mengatakan mobil ambulans dan mobil jenazah sangat penting apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini. "Kami berkomitmen terus berada di jalan kemanusiaan lewat kendaraan serbaguna ini," kata Hasto.

    Menurut Hasto, Megawati memerintahkan partai untuk terus memperkuat Badan Penanggulangan Bencana atau Baguna PDIP. Maka dari itu, kata dia, partai akan menggelar pelatihan kader sadar bencana pada 4 Agustus mendatang.

    Hasto juga menyinggung posisi Indonesia berada di ring of fire sehingga rentan bencana. Mulai dari bencana akibat lingkungan, kebakaran hutan, hingga pemanasan global yang menyebabkan ketidakpastian cuaca hingga berimbas ke gagal panen.

    Di tengah kondisi pandemi ini, kata Hasto, Megawati memerintahkan agar partai turun membantu masyarakat. Misalnya dengan mendirikan dapur umum dan menggelar vaksinasi massal.

    Menurut Hasto, Megawati menyusun secara detail pelaksanaan dapur umum dan vaksinasi. Megawati bahkan menugasi Tri Rismaharini, yang juga Menteri Sosial, Sadarestuwati, dan Ribka Tjiptaning agar Baguna bergerak serentak.

    Hasto mengatakan dapur umum dari partainya tak hanya didirikan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) tetapi di seluruh Indonesia.

    "Membangun dapur-dapur umum, kemudian membagikan jamu, obat bagi rakyat agar imunitas tubuh semakin menguat. Kami juga mendorong agar dilakukan vaksin secara gratis bagi rakyat," kata Hasto Kristiyanto.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.