Sultan HB X: Ada 28.993 Warga Isolasi Mandiri, Satgas Monitoring Door to Door

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan HB X (baju kotak-kotak) menyatakan Keraton Yogya bersih dari potensi virus corona saat kunjungan Raja Belanda pada Rabu (11/3) lalu. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan HB X (baju kotak-kotak) menyatakan Keraton Yogya bersih dari potensi virus corona saat kunjungan Raja Belanda pada Rabu (11/3) lalu. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X atau Sultan HB X menuturkan ada 28.993 warga di wilayahnya yang menjalani isolasi mandiri atau isoman dan butuh pengawasan ekstra.

    "Kami berupaya mengurangi banyaknya kasus meninggal terutama yang isoman dengan membentuk satgas khusus," kata Sultan dalam rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dari Yogyakarta Senin 26 Juli 2021.

    Satgas ini, ujar Sultan, terdiri dari tenaga kesehatan terdiri dari dokter dan perawat yang berjumlah sekitar seratus orang. Mereka ditugaskan khusus untuk melakukan pemeriksaan dan pendampingan kepada warga isolasi mandiri yang daftarnya sudah dilansir pemerintah kabupaten/kota di DIY.

    "Pemeriksaan dan pendampingan oleh satgas khusus kepada warga isoman ini dengan cara berkeliling dari rumah ke rumah (door to door)," kata Sultan.

    Dalam tugas itu, para satgas di bawah koordinasi Komandan Rayon Militer (Danrem) Pamungkas 072 DIY bersama petugas puskesmas, petugas babinsa dan babinkamtibnas setempat.

    Sultan mengakui, kondisi perkembangan Covid-19 terkini di Yogyakarta masih sangat fluktuatif.

    "Angka kasus positif di Yogya setiap saat berubah, satu saat bisa turun namun kemudian naik. Hal ini yang menyebabkan angka meninggal kasus positif Covid-19 di Yogya masih tinggi," kata Sultan.

    Selain membentuk satgas khusus bagi isoman, Sultan menegaskan masih akan tetap melakukan pembatasan mobilitas namun dimodifikasi tidak menyekat penuh jalanan melainkan menerapkan buka tutup jalan pada jam–jam tertentu.

    Modifikasi kebijakan penyekatan ini agar para pelaku usaha masih bisa bergerak mencari nafkah.

    “Sehingga mungkin hanya dua-tiga hari jalan itu ditutup nanti pindah di tempat lain,” ungkap Sultan.

    Sekretaris DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan bagi warga yang mempunyai gejala didorong tidak melakukan isolasi mandiri di rumah dipindah ke isolasi terpusat di Yogyakarta.

    "Tetapi pindah ke tempat isolasi terpusat agar lebih tertangani,” kata Aji.

    PRIBADI WICAKSONO

    Baca: PPKM Batasi Durasi Makan 20 Menit, Guyon Ridwan Kamil: Kurang Manusiawi, tapi..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.