Kapolri Listyo Sigit Mutasi 504 Perwira Polri

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kedua kiri) dan  Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran (kanan) saat tiba di lokasi peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Jakarta, Selasa 13 April 2021. Kapolri meluncurkan aplikasi Sinar untuk perpanjang SIM secara daring agar masyarakat dapat melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM A dan SIM C dari mana saja secara online dengan mengunduh platform digital Korlantas di Android maupun Apple. ANTARA FOTO/ Reno Esnir

    Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono (kedua kiri) dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mohammad Fadil Imran (kanan) saat tiba di lokasi peluncuran aplikasi SIM Nasional Presisi Korlantas Polri (Sinar) untuk perpanjangan SIM secara daring di Jakarta, Selasa 13 April 2021. Kapolri meluncurkan aplikasi Sinar untuk perpanjang SIM secara daring agar masyarakat dapat melakukan pembuatan dan perpanjangan SIM A dan SIM C dari mana saja secara online dengan mengunduh platform digital Korlantas di Android maupun Apple. ANTARA FOTO/ Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi di tubuh Polri. Sebanyak 504 perwira tinggi dan menengah kepolisian dirotasi ke posisi barunya.

    Mutasi itu termuat dalam lima surat telegram dengan nomor ST/1506/KEP./2021, ST/1507/KEP./2021, ST/1508/KEP./2021, ST/1509/KEP./2021, dan ST/1510/KEP./2021.

    Beberapa perwira tinggi yang dimutasi adalah Kapolda Aceh, Inspektur Jenderal Wahyu Widada. Jenderal polisi yang pernah masuk bursa calon Kepala Bareskrim itu dipindah menjadi Asisten SDM Kapolri. Sebagai penggantinya, Kapolri Listyo Sigit mengangkat Irjen Ahmad Haydar menjadi Kapolda Aceh.

    Sementara, perwira menengah yang digeser atau kena mutasi salah satunya Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya, Komisaris Besar Johnny Eddizon Isir didapuk menjadi Wakapolda Sulawesi Utara. Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan diangkat menjadi penggantinya sebagai Kapolrestabes Surabaya.

    Baca juga: Kapolri ke Warga Yogyakarta Positif Covid-19: Lupakan Mangan Ora Mangan Kumpul


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.