Kasus Kekerasan Wartawan Kembali Terjadi di Sumut, Korban Disiram Air Keras

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kekerasan. shutterstock.com

    Ilustrasi kekerasan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Medan - Kasus kekerasan wartawan kembali terjadi di Sumatera Utara. Bulan lalu, Mara Salem Harahap pemimpin redaksi Lasser News Today tewas ditembak orang suruhan bos tempat hiburan malam di Kota Pematang Siantar. Kini kekerasan dialami pemimpin redaksi Jelajah Perkara, Persada Bhayangkara Sembiring.

    Korban mengalami penyiraman air keras ke bagian wajahnya. Peristiwa itu terjadi di salah satu tempat di Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Ahad malam 25 Juli 2021. Akibat penyiraman air keras ini, Persada mengalami luka di bagian wajah dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Adam Malik Medan.

    Rekan Persada Sembiring, Bonni Manullang, mengatakan penyerangan terjadi saat korban saat sedang menunggu seseorang yang sudah lebih dulu membuat janji. "Tiba-tiba Persada Sembiring diserang dan disiram menggunakan air keras, mengenai wajahnya. Peristiwanya sekitar pukul pukul 21.40 WIB tadi malam." kata Bonni Manullang kepada Tempo, Senin 26 Juli 2021.

    Bonni mengatakan, peristiwa penyerangan kepada Persada Sembiring diduga kuat terkait dengan pemberitaan tempat perjudian di sejumlah tempat di Kota Medan. "Persada Sembiring beberapa kali menerima ancaman karena selalu aktif memberitakan perjudian di Kota Medan," ujar Bonni.

    Berdasarkan penuturan Persada, ujar Bonni, pelaku penyiraman air keras mengendarai sepeda motor jenis sport dengan perawakan tinggi kurus dengan berboncengan. "Persada menduga mereka orang suruhan bandar judi, sebab sebelumnya Persada diajak bertemu dengan seseorang berinisial HST lokasi penyiraman air keras tersebut," tutur Bonni. 

    Kepala Subbagian Humas RS Adam Malik Medan Rosario Dorothy mengatakan Persada sampai di ruangan Instalasi Gawat Darurat diantar petugas Polsek Deli Tua. "Pasien inisial PBS mengalami luka di bagian wajah tersiram cairan air keras. Saat ini sedang di kamar bedah menjalani tindakan debridement, atas indikasi luka bakar di wajah 4 persen," kata Rosa kepada Tempo.

    Kapala Subbagian Penerangan Masyarakat Polda Sumatera Utara Ajun Komisaris Besar MP Naiggolan membenarkan kekerasan yang dialami Persada. "Perkaranya sedang diselidiki Satreskrim Polrestabes Medan setelah diserahkan dari Polsek Deli Tua. Penyidik masih bekerja olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi. Sampai siang ini belum ada tersangka pelakunya," kata Nainggolan.

    SAHAT SIMATUPANG

    Baca: Kasus Penembakan Jurnalis di Simalungun, Polisi Menangkap Terduga Pelaku


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.