LBH Sebut Oksigen Langka di Bali: Pasien Meninggal hingga Operasi Tertunda

Ilustrasi tabung oksigen. TEMPO/Hilman Faturrahman

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Bantuan Hukum Bali menerima sejumlah laporan ihwal kelangkaan oksigen di Provinsi Bali. Perwakilan LBH Bali, Felix JW mengatakan kelangkaan oksigen ini juga telah diakui oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

"Beberapa pekan terakhir kebutuhan oksigen di Bali meningkat sampai 400 persen dari kebutuhan biasa," kata Felix dalam konferensi pers bersama 100 lebih organisasi masyarakat sipil pada Ahad, 25 Juli 2021.

Felix mengatakan, pada 22 Juli lalu, kebutuhan oksigen di Bali mencapai 113 ton. Namun yang tersedia pun hanya sekitar 40 ton atau kurang dari setengah dari yang dibutuhkan. Menurut Felix, atas dasar kelangkaan tersebut banyak pula rumah sakit di Bali yang menunda operasi pasien yang sudah direncanakan sebelumnya.

LBH Bali juga menerima laporan dari keluarga pasien di salah satu rumah sakit di Tabanan ihwal adanya lima pasien tak tertolong karena ketiadaan oksigen pada 24 Juli. Di sisi lain, naiknya kasus Covid-19 di Bali membuat pasien tak bisa tertangani dengan baik.

Felix melanjutkan, ada pula pasien yang sebelum meninggal mendapat obat berbeda dari rumah sakit tanpa alasan yang jelas. Pihak keluarga pun menanyakan alasan meninggalnya pasien kepada rumah sakit, tetapi belum mendapat penjelasan.

Menurut Felix, merujuk Undang-Undang Dasar 1945, semua masalah tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah. Ia merujuk Pasal 28h ayat (1) konstitusi yang menyatakan setiap orang berhak atas pelayanan kesehatan. Sedangkan dalam Pasal 34 disebutkan bahwa negara bertanggung jawab atas penyediaan pelayanan kesehatan.

"Sampai saat ini pemerintah hanya menyelesaikan masalah yang sudah ada, bukan melakukan langkah preventif," kata Felix.

Bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa se-Bali, LBH Bali juga membuka Posko Covid-19 melalui website mereka.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Ketut Suarjaya sebelumnya mengakui Bali mengalami krisis oksigen hingga mencapai lebih dari 70 ton sehari. Dia mengatakan, kekurangan oksigen itu sudah terjadi sejak 14 Juli dan semakin kritis lantaran lonjakan kasus baru.

"Bali sudah sangat krisis oksigen, sedangkan jumlah kasus positif terus naik," kata Suarjaya, seperti dikutip Antara pada Jumat, 23 Juli 2021.

Suarjaya juga mengemukakan data kekurangan oksigen. Misalnya pada 16 Juli, kebutuhan oksigen 139,59 ton. Namun yang tersedia di rumah sakit hanya 77,03 ton. Pada 21 Juli, dari kebutuhan oksigen sebanyak 131,92 ton, yang tersedia hanya 45,50 ton alias terjadi kekurangan hingga 86,42 ton.

BUDIARTI UTAMI PUTRI | ANTARA

Baca: YLBHI Ungkap 3 Kegagalan Pemerintah Penyebab Oksigen Langka bagi Pasien Covid-19






3 Wajah Christine Hakim dalam 3 Film Produksi Luar Negeri, Terakhir The Last of Us

1 hari lalu

3 Wajah Christine Hakim dalam 3 Film Produksi Luar Negeri, Terakhir The Last of Us

Christine Hakim disorot berkat perannya di film serial The Last of Us. Sebelumnya ia sempat bermain bersama Julia Roberts di Eat, Pray, Love.


Target Pemprov Bali Capai 140.000 Unit Motor Listrik pada 2026

1 hari lalu

Target Pemprov Bali Capai 140.000 Unit Motor Listrik pada 2026

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali telah menaruh target penggunaan motor listrik sebanyak 140.000 unit pada 2026 mendatang.


Dugaan Malpraktik Yuliantika Lumpuh Usai Operasi Caesar, Kuasa Hukum RS Buah Hati Buka Suara

2 hari lalu

Dugaan Malpraktik Yuliantika Lumpuh Usai Operasi Caesar, Kuasa Hukum RS Buah Hati Buka Suara

Kuasa hukum Yuliantika menegaskan tidak ada perdamaian dalam kasus dugaan malpraktik ini, dan akan kembali mengajukan gugatan.


Diduga Jadi Korban Malpraktik, Yuliantika Selalu Ditolak Rumah Sakit di Tangsel

2 hari lalu

Diduga Jadi Korban Malpraktik, Yuliantika Selalu Ditolak Rumah Sakit di Tangsel

Kelurga sempat mencoba memeriksakan Yuliantikan, namun selalu ditolak oleh rumah sakit di Tangsel. Diduga jadi korban malpraktik.


Yuliantika, Warga Ciputat Tiga Tahun Lumpuh Karena Malpraktik Saat Melahirkan

2 hari lalu

Yuliantika, Warga Ciputat Tiga Tahun Lumpuh Karena Malpraktik Saat Melahirkan

Yuliantika, seorang warga Ciputat, Tangerang Selatan hanya bisa berbaring. Kondisinya lumpuh karena diduga malpraktik di sebuah rumah sakit.


Cukai Rokok Naik, Ini Fasilitas yang Bisa Dibangun Pakai Duit Pungutan Tembakau

3 hari lalu

Cukai Rokok Naik, Ini Fasilitas yang Bisa Dibangun Pakai Duit Pungutan Tembakau

Bukan hanya untuk mengontrol konsumsi rokok, cukai tembakau bisa dimanfaatkan untuk membangun fasilitas umum.


Alasan Wisatawan Cina Suka Mengunjungi Bali

3 hari lalu

Alasan Wisatawan Cina Suka Mengunjungi Bali

Masyarakat Bali sangat terbuka dengan wisatawan Cina yang tak lepas dari akulturasi-akulturasi yang terjalin sejak dulu.


Bali Raih Penghargaan dari TripAdvisor, Ungguli London dan Paris

4 hari lalu

Bali Raih Penghargaan dari TripAdvisor, Ungguli London dan Paris

Peringkat tersebut menunjukkan bahwa Bali tak kalah dalam menawarkan objek wisata kepada para wisatawan.


Sandiaga: Cukup ke Bali untuk Healing, Benerin Feeling, Refreshing, Tak Bikin Kantong Kering dan Kepala Pening

4 hari lalu

Sandiaga: Cukup ke Bali untuk Healing, Benerin Feeling, Refreshing, Tak Bikin Kantong Kering dan Kepala Pening

Sandiaga angkat bicara menanggapi Bali yang baru-baru ini dinobatkan sebagai destinasi terpopuler dunia 2023 peringkat kedua versi TripAdvisor.


Bandara Ngurah Rai Bali: Tak Ada Pemeriksaan Khusus untuk Wisatawan Cina

5 hari lalu

Bandara Ngurah Rai Bali: Tak Ada Pemeriksaan Khusus untuk Wisatawan Cina

Penerbangan perdana wisatawan Cina ke Bali tiba pada Ahad, 22 Januari lalu yang membawa 210 orang.