PPKM Level 4 Diperpanjang, Jokowi Janji Tingkatkan Bansos dan Bagikan Obat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengurus RT mengumpulkan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BSNT) untuk dibagikan ke penerima manfaat di desa Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat, Selasa, 13 Juli 2021. Kementerian Sosial telah mencairkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 18,8 juta penerima manfaat seiring diberlakukannya PPKM Darurat. ANTARA/Dedhez Anggara

    Pengurus RT mengumpulkan sembako Bantuan Pangan Non Tunai (BSNT) untuk dibagikan ke penerima manfaat di desa Pabean udik, Indramayu, Jawa Barat, Selasa, 13 Juli 2021. Kementerian Sosial telah mencairkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 18,8 juta penerima manfaat seiring diberlakukannya PPKM Darurat. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, atau yang kini disebut PPKM Level 4. Kebijakan tersebut sudah berlangsung selama 23 hari terakhir dan akan dilanjutkan hingga 2 Agustus mendatang.

    "Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas pengertian dan dukungannya terhadap pelaksanaan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang dilakukan selama 23 hari terakhir," ujar Jokowi dalam konferensi pers daring, Ahad, 25 Juli 2021.

    Untuk mengurangi beban masyarakat akibat Covid-19 ini, Jokowi berjanji pemerintah akan meningkatkan pemberian bansos dan bantuan untuk usaha mikro kecil. Ihwal besarannya, ujar Jokowi, nanti akan disampaikan oleh menteri terkait.

    Jokowi juga meminta jajarannya segera melakukan langkah maksimal membagikan vitamin/suplemen kepada masyarakat, memberikan dukungan obat-obatan, dan konsultasi dokter terhadap pasien isolasi mandiri dan dukungan pengobatan di rumah sakit.

    "Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin. Dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera," tutur Jokowi.

    Jokowi meminta seluruh lapisan masyarakat waspada akan kemungkinan dunia menghadapi varian lain yang lebih menular. Karena itu, Jokowi memerintahkan agar testing dan tracing ditingkatkan serta respons treatment juga diperbaiki untuk menekan laju penularan dan meningkatkan angka kesembuhan.

    "Memakai masker, menjaga jarak harus terus dilakukan. Saya mengajak semua lapisan masyarakat, seluruh komponen bangsa untuk bersatu-padu, bahu-membahu melawan Covid-19. Dengan usaha keras kita bersama, insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi bisa kembali normal," tutur Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.