Perpanjang PPKM Level 4, Jokowi Sebut Sudah Hitung Aspek Kesehatan dan Ekonomi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana kepadatan kendaraan saat penerapan penyekatan PPKM Darurat di Underpass Bassura, Jakarta Timur, Kamis, 15 Juli 2021.  Polda Metro Jaya menambah jumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat menjadi 100 titik yang mulai berlaku Kamis, 15 Juli 2021. TEMPO / Hilman Fathurtahman W

    Suasana kepadatan kendaraan saat penerapan penyekatan PPKM Darurat di Underpass Bassura, Jakarta Timur, Kamis, 15 Juli 2021. Polda Metro Jaya menambah jumlah lokasi penyekatan PPKM Darurat menjadi 100 titik yang mulai berlaku Kamis, 15 Juli 2021. TEMPO / Hilman Fathurtahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan penanganan pandemi sebenarnya sudah baik selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 di Jawa-Bali.

    Ia mengatakan penambahan kasus, angka keterisian tempat tidur/bed of ratio (BOR) rumah sakit, dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan di beberapa provinsi di Jawa.

    "Namun demikian, kita harus tetap berhati-hati dalam menghadapi tren perbaikan ini, tetap harus selalu waspada menghadapi varian delta yang sangat menular," ujar Jokowi dalam konferensi pers daring, Ahad, 25 Juli 2021.

    Ia menyebut, pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat. "Dan pada saat yang sama aspek sosial ekonomi masyarakat khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan. Untuk itu, Jokowi memutuskan memperpanjang pembatasan Level 4, namun dengan sejumlah penyesuaian, terutama untuk usaha mikro.

    Penyesuaian tersebut di antaranya; pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat. Sementara pasar tradisional, selain yang menjual kebutuhan pokok sehari-hari, diizinkan dibuka sampai dengan pukul 15.00 dengan kapasitas maksimal 50 persen.

    Adapun selama perpanjangan PPKM Level 4, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha kecil lain yang sejenis, diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00 yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah. 

    Baca juga: PPKM Level 4 Sejumlah Daerah di Luar Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 8 Agustus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.