Kemenhan Datangkan 6 Pesawat Tempur T-50i dari Korea Selatan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rupa jet latih tempur T-50i Golden Eagle yang dipergunakan TNI AU. Ini merupakan pembelian kedua Indonesia, sebelumnya sebanyak 16 pesawat latih tersebut telah diborong TNI AU lewat kontrak sebesar 400 juta USD ( Rp 5,8 Triliun) di 2011. KAI-Wikipedia

    Rupa jet latih tempur T-50i Golden Eagle yang dipergunakan TNI AU. Ini merupakan pembelian kedua Indonesia, sebelumnya sebanyak 16 pesawat latih tersebut telah diborong TNI AU lewat kontrak sebesar 400 juta USD ( Rp 5,8 Triliun) di 2011. KAI-Wikipedia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengkonfirmasi akan mendatangkan enam unit pesawat jet tempur taktis/latih tempur T-50i, dari perusahaan asal Korea Selatan Korea Aerospace Industries (KAI). Pesawat ini didatangkan untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan TNI Angkatan Udara pada tahun 2021.

    "Ini merupakan kontrak pengadaan yang kedua dan kelanjutan kerjasama dengan perusahaan Korea Selatan tersebut," kata Biro Humas Setjen Kemenhan, dalam keterangannya, Kamis, 22 Juli 2021.

    Ini bukan kali pertama Kemenhan bekerja sama dengan KAI. Pada awal 2014, Kementerian Pertahanan pertama kali menerima 16 Unit Pesawat T-50i.

    Dalam keterangannya, Biro Humas Setjen Kemenhan mengatakan proses pengadaan enam unit T-50i telah melalui prosedur dan aturan yang berlaku. Mereka juga telah melibatkan kementerian/lembaga terkait, dengan mengedepankan aspek efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas.

    "Sehingga obyektivitas dalam setiap tahapan proses kontrak dapat dipertanggungjawabkan," kata mereka.

    Pengadaan 6 unit Pesawat T-50i dari KAI Korea Selatan ini juga diklaim telah dilaksanakan dengan tetap memperhatikan optimalisasi pemanfaatan komponen industri dalam negeri untuk mendukung penguatan industri strategis dalam negeri.

    "Pengadaan Pesawat T-50i merupakan upaya Kementerian Pertahanan RI untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat strategis bagi TNI AU dalam rangka menyiapkan penerbang-penerbang tempur yang handal dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah NKRI dari Sabang sampai Merauke," kata Kemhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.