100 Oksigen Konsentrator Disiapkan di RS Lapangan Tembak Surabaya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantre isi tabung oksigen di distributor oksigen di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021. Kementerian Perindustrian memobilisasi pasokan oksigen nasional dari pabrik oksigen maupun industri yang memiliki cadangan oksigen di seluruh Indonesia guna memenuhi kebutuhan oksigen medis untuk pasien Covid-19. TEMPO/Subekti.

    Warga mengantre isi tabung oksigen di distributor oksigen di Jakarta, Rabu, 21 Juli 2021. Kementerian Perindustrian memobilisasi pasokan oksigen nasional dari pabrik oksigen maupun industri yang memiliki cadangan oksigen di seluruh Indonesia guna memenuhi kebutuhan oksigen medis untuk pasien Covid-19. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Surabaya, Jawa Timur, menyiapkan 100 unit oksigen konsentrator di Rumah Sakit Lapangan Tembak untuk mendukung penanganan pasien Covid-19.

    Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan pemerintah kota menyediakan oksigen konsentrator--alat yang bisa mengubah oksigen bebas di udara menjadi oksigen yang lebih murni-- untuk memenuhi kebutuhan oksigen pasien di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT).

    "Apalagi saat ini RSLT tak hanya digunakan untuk merawat OTG dan gejala ringan, tapi juga pasien dengan saturasi oksigen di bawah 80 persen," kata Febria di Surabaya, Kamis, 22 Juli 2021.

    Ia menjelaskan, sebenarnya Rumah Sakit Lapangan Tembak disiapkan untuk menangani pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tanpa gejala. Namun di antara pasien yang menggunakan fasilitas itu ada yang saturasi oksigennya sudah di bawah 80 persen.

    ADVERTISEMENT

    Kondisi yang demikian, ia mengatakan, membuat kebutuhan oksigen di Rumah Sakit Lapangan Tembak meningkat. Karena itu pemerintah kota menyediakan oksigen konsentrator.

    "Sama Pak Wali Kota juga diberikan satu alat lagi yang sifatnya personal. Artinya, satu orang dikasih alat yang namanya oksigen konsentrator," kata Febri.

    Ia menjelaskan penggunaan oksigen konsentrator berimbas pada peningkatan pemakaian listrik di Rumah Sakit Lapangan Tembak.

    "Di luar dugaan, ternyata kapasitasnya besar, sekitar 500 watt per satu unit (oksigen konsentrator). Insya Allah kemarin sudah ada perbaikan, mudah-mudahan sudah tidak ada lagi listrik mati," ujar Febri. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.