Pasca Bantuan KOMPAK, Masyarakat Kolaka Pasang Transplantasi Karang

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • INFO NASIONAL – Pasca terima bantuan Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK), Kelompok Masyarakat “Patampanua Diving Club (PDC)” di Desa Ujung Tobaku, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan transplantasi karang di wilayahnya.

    Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengikatan fragmen karang ke media transplantasi serta penurunan media transplantasi sebanyak 55 unit di perairan Desa Ujung Tobaku oleh Patampanua Diving Club (PDC), BPSPL Makassar, Scuba Schools International (SSI) Kendari, UMK Kendari, dan OK Dive.

    Herwin, Ketua Kelompok Patampanua Diving Club (PDC) yang menerima bantuan tersebut menegaskan akan menggunakan sarana bantuan yang diberikan sesuai dengan peruntukannya. 

    Sebelumnya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL) memberikan bantuan sarana konservasi kepada Kelompok Masyarakat Penggerak Konservasi (KOMPAK) “Patampanua Diving Club (PDC)”. Bantuan tersebut berupa sarana konservasi terumbu karang terdiri dari tiga set scuba dive, underwater camera, lima tabung selam, senter selam, meter roll, dan 55 unit media rak transplantasi dengan total nilai Rp 99.571.780.

    Bantuan pemerintah untuk konservasi merupakan bagian dari upaya percepatan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi dan pengelolaan jenis ikan terancam punah dan/atau dilindungi baik di dalam maupun di luar kawasan konservasi.

    “Melalui pemberian bantuan ini diharapkan kelompok masyarakat yang aktif dalam kegiatan Konservasi dapat meningkatkan upaya perlindungan, pelestarian dan/atau pemanfaatan kawasan konservasi atau jenis ikan terancam punah dan/atau dilindungi,” ujar Plt. Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Hendra Yusran Siry.

    Kelompok masyarakat Patampanua Diving Club selama ini telah aktif melakukan kegiatan konservasi terumbu karang melalui kegiatan monitoring terumbu karang, transplantasi karang, dan program adopsi karang di perairan Desa Ujung Tobaku, Sulawesi Tenggara, sehingga dinilai layak menerima bantuan ini.  “Ini sekaligus juga kami harapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian msyarakat” kata Kepala BPSPL Makassar, Getreda Melsina Hehanussa.

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono sangat mendukung kegiatan konservasi ekosistem laut di Indonesia, salah satu dukungan dengan memberikan bantuan konservasi kepada kelompok masyarakat yang melakukan upaya perlindungan, pelestarian, dan pemanfaatan kawasan konservasi dan jenis ikan. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.