Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Wali Kota Yogyaakarta Heroe Poerwadi saat meluncurkan Program Ketahanan Pangan Bagi Perempuan Disabilitas dan Lansia di Yogyakarta, Jumat 10 Juli 2020. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Wakil Wali Kota Yogyaakarta Heroe Poerwadi saat meluncurkan Program Ketahanan Pangan Bagi Perempuan Disabilitas dan Lansia di Yogyakarta, Jumat 10 Juli 2020. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketua Harian Satgas Covid-19 yang juga Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi positif Covid-19.

    "Izinkan kepada kesempatan ini saya menyampaikan bahwa saat ini saya positif, terpapar Covid 19," ujar Heroe melalui laman akun resmi media sosialnya pada Senin, 19 Juli 2021 malam. 

    Heroe menjelaskan, kondisi badannya secara umum sehat, hanya disertai sedikit batuk dan dahak. "Saturasi oksigen 97, (saya) masih bisa kerja WFH (work from home)," ujar Heroe.

    Heroe memohon doa dari masyarakat agar bisa cepat pulih. Ia juga mengingatkan masyarakat tetap semangat dan menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

    "Tetap kompak, jaga kebersamaan dan saling menjaga, melindungi, dan menyelamatkan . Semoga Allah memberikan kita kekuatan dan kemampuan sehingga mampu selamat melewati pandemi dengan kemenangan. Aamiin YRA," kata Heroe.

    Tepat sehari sebelum mengumumkan dirinya positif Covid-19, pada Ahad, 18 Juli 2021, Heroe sempat membuat keterangan pers yang menyoroti ganasnya mutasi varian Delta yang telah masuk Yogyakarta.

    Heroe menghitung, laju kecepatan penularan Covid-19 harian di Kota Yogyakarta pasca varian Delta terdeteksi melonjak menjadi sekitar 1.000 persen lebih.

    "Varian Delta ini tingkat sebarannya lebih cepat dan lebih mudah. Dalam bulan Juli ini, di Kota Yogyakarta tingkat kecepatannya lebih dari 10 kali lipat, dari biasanya kasus harian positif Covid-19 tertinggi 30 kasus, Juli ini mencapai 300-400 kasus," kata Heroe.

    Baca juga: Pasokan Obat Jadi Kekhawatiran Baru Rumah Sakit di Yogyakarta 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.